3 Hal yang Perlu Diketahui agar Mengerti Penggunaan Will dan Be Going To

3 Hal yang Perlu Diketahui agar Mengerti Penggunaan Will dan Be Going To

Kata will adalah kata kerja bantu atau modal verb yang sering digunakan untuk mengutarakan suatu maksud yang merujuk pada waktu yang akan datang. Dalam hal ini, kita biasanya menggunakan kalimat Present Future Tense atau banyak orang menyebutnya simple future tense.

Dalam prakteknya, kita terkadang terkendala dalam menggunakan tenses yang satu ini. Terutama, dalam memilah kata atau frasa bantu atau modal verb yang tepat untuk menuliskan sebuah kalimat present future tense. Apakah menggunakan will ataukah menggunakan be going to?

Karena apabila kita salah memilih antara kata kerja bantu yang satu dengan yang lainnya akan berakibat terjadinya perubahan makna pada kalimat tersebut. Tentunya, kita tidak menghendaki hal ini terjadi pada tulisan ataupun ujaran kita. Karena alasan tersebut, memahami perbedaan dan penggunanya dalam konteks merupakan sebuah keharusan.

Apa sebenarnya perbedaan mendasar antara will dan be going to?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu mengetahui situasi yang selaras dengan yang kita maksudkan pada lawan bicara kita.

6 Kondisi Perbedaan Shall dan Will yang Sepatutnya Kamu Ketahui

6 Kondisi Perbedaan Shall dan Will yang Sepatutnya Kamu Ketahui

Ketika kita mengungkapkan sesuatu yang bertalian erat dengan masa depan, tentunya kita akan menggunakan sebuah kalimat Present Future Tense, atau lebih sering disebut oleh kebanyakan orang Simple Future Tense. Dan, tentu saja, kita juga akan menggunakan kata will dalam kalimat tersebut. Namun, kita juga sedikit dibuat bingung dengan adanya penggunaan kata shall yang juga digunakan pada kalimat yang merujuk pada masa yang akan datang.

Kedua kata ini, shall dan will, tidak jarang membuat sejumlah para pembelajar bahasa Inggris mengeryitkan dahi mereka lebih tinggi dari biasanya, apakah harus menggunakan kata will, ataukah kata shall dalam tulisan atau ujaran mereka? Karena sepintas lalu, tidak ada yang membedakan antara shall dan will.

Apakah sobat merasakan hal yang sama?

Pada prinsipnya, dua kata shall dan will, memiliki kesamaan. Keduanya pada umumnya bisa saling bergantian digunakan pada kalimat present future tense. Namun, berbeda pada suatu kondisi atau situasi tertentu. Kondisi dan situasi tertentu inilah yang akan kita kupas dan telusuri lebih lagi kali ini.

Situasi dan kondisi seperti apa kita dapat menggunakan shall dan will?

Perihal Kata Kerja Causative Bahasa Inggirs yang Seyogyanya Kamu Ketahui

Perihal Kata Kerja Causative Bahasa Inggirs yang Seyogyanya Kamu Ketahui


Merasa rambut saya tumbuh panjang, saya memutuskan pergi ke tukang cukur untuk memotong dan merapikan rambut panjang saya. Keesokan harinya, ketika saya ingin masuk ke kelas, salah satu murid bertanya, "Sir, did you cut your hair?" Sesaat kemudian, saya menjawab, "I didn't ". Mendengar jawaban saya, dia kembali mengulangi pertanyaannya, "Did you just cut your hair?" Dan jawaban saya tetap sama.

Kenapa saya menjawab 'tidak' mungkin hal inilah membuatnya bingung. Padahal saya memang  pergi ke tukang cukur untuk memotong rambut saya.

Saya akan memberikan sebuah ilustrasi sebagai berikut.

Misalnya, sobat ingin mengatakan pada teman kamu bahwa kamu ingin mengecat kamar kamu. Maka, kamu mungkin berkata:

Aku ingin mengecat kamarku.

Dalam bahasa Indonesia, apabila kita mengatakan kalimat seperti di atas adalah wajar dan umum diucapkan, serta tidak ada yang keliru dengan susunan kalimat tersebut.

tapi dalam bahasa Inggris, ketika kita berkata:

I want to paint my bedroom.
Aku ingin mengecat kamarku.
3 Hal yang Perlu Diketahui agar Memahami Perbedaan Used to dan Be Used To

3 Hal yang Perlu Diketahui agar Memahami Perbedaan Used to dan Be Used To

Sebelum kita memulai, coba sobat perhatikan dan bacalah dua kalimat bahasa Inggris berikut ini.

He used to drink milik.
He is used to drinking milk.

Menurut sobat, apakah kedua kalimat tersebut di atas sama?

Memang sepintas, dua kalimat tersebut di atas terlihat sama. Namun, sebenarnya, keduanya berbeda baik itu dalam bentuk penulisannya atau makna yang terkandung dalam ke dua kalimat tersebut.

Bila kita mengamati bentuk penulisannya, perbedaan pada kedua kalimat tersebut di atas terletak pada frasa used to  dan is used to, atau  agar terlihat lebih umum saya tuliskan be used to.

Karena perbedaan kedua frasa inilah yang kerap kali membuat beberapa pembelajar bahasa Inggris bingung tatkala harus menggunakannya dalam kalimat bahasa Inggris.

Bagaimana dengan sobat? Apakah sobat mengalami hal serupa?

Ketika berbicara mengenai used to dan be used to, kita sebenarnya berbicara tentang sebuah keadaan yang biasanya terjadi atau sebuah kebiasaan yang secara rutin kita lakukan. Dengan kata lain, ketika menggunakan kedua frasa ini artinya kita sedang membicarakan sebuah kebiasaan.

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam Present Tense, salah satu penggunaannya yaitu untuk mengutarakan sebuah kebiasaan yang kita lakukan di waktu sekarang. Misalnya,

He drinks milk every morning.
Dia biasanya minum susu setiap pagi hari.

Perbedaan antara Accept dan Receive yang Perlu Kita Ketahui

Perbedaan antara Accept dan Receive yang Perlu Kita Ketahui


Ada sesuatu yang menarik hati saya  tatkala saya mendengarkan perbincangan antara dua teman saya. Salah satu dari mereka bernama Lisa menanyakan perihal proposal kerja yang telah lama mereka rencanakan. "Bagaimana proposalnya? Apakah sudah kamu ajukan?", tanya Lisa. "Proposalnya telah di ajukan. Proposal sudah di receive, tapi belum di accept.", sahut Fuad, teman saya yang satunya.

Dari potongan percakapan di atas, kita dapat melihat bahwa penggunaan antara kata receive dan accept terkesan sama, tapi berbeda. Apakah memang demikian?

Penggunaan kata accept cukup sering kita temukan sebelum kita ingin memasang sebuah perangkat lunak pada komputer ketika membaca suatu syarat dan ketentuan untuk menggunakan aplikasi tersebut. Sedangkan, kata receive biasanya kita dapati pada surat tanda terima ketika kita menerima paket dari seorang kurir.

Pertanyaannya adalah kenapa kata accept digunakan pada 'syarat dan ketentuan', dan kenapa tidak menggunakan kata receive?  Atau sebaliknya, kenapa kata receive dituliskan pada lembar tanda terima dan kenapa bukan kata accept yang digunakan?

Apa yang Membedakan Look, See dan Watch dalam Kalimat Bahasa Inggris?

Apa yang Membedakan Look, See dan Watch dalam Kalimat Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Indonesia, kita memiliki kata-kata seperti melihat, memandang, memperhatikan, menatap, menonton, mengamati, mengawasi dan sederet kata lainnya yang maknanya berkaitan erat dengan panca indera penglihatan kita.

Ternyata  kita memiliki segudang kata-kata bahasa Indonesia untuk mengungkapkan makna yang berhubungan dengan mata.

Coba sobat jelaskan apa perbedaan dari kata-kata bahasa Indonesia tersebut di atas? dan bagaimana menggunakannya dalam konteks kalimat?

Apakah sobat bisa membedakan kata-kata bahasa Indonesia tersebut di atas? Karena terus terang, saya tidak tahu kalau harus menjelaskan pengertian dan penggunaannya.

Lantas, bagaimanakah cara mengungkapkan kata-kata tersebut dalam kata-kata bahasa Inggris?

Selaras dengan yang kita bicarakan di awal artikel ini, dalam kesempatan kali ini, kita  akan menyoroti kata-kata bahasa Inggris yaitu look, see dan watch.

Bagaimana menurut sobat apakah tiga kata look, see dan watch sama ataukah berbeda?

Secara kasat mata, kita melihat perbedaan penulisan tiga kata tersebut. Demikian pula para pembelajar bahasa Inggris di luar sana. Namun, kenyataannya, ketiga kata tersebut seringkali dipandang sama oleh sebagian pembelajar bahasa Inggris. Hal ini bisa terlihat dari cara mereka menggunakan ketiga kata tersebut baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Apakah sobat mempunyai masalah yang sama?

Kalau sobat mencermati ke tiga kata ini, kata-kata ini sebenarnya memiliki arti yang lebih dari satu, tapi kali ini, kita hanya akan menyoroti perbedaan mendasar antara ke tiga kata ini, look, see dan watch.

Perihal Subjek dan Predikat agar Dapat Membuat Kalimat Bahasa Inggris yang Benar

Perihal Subjek dan Predikat agar Dapat Membuat Kalimat Bahasa Inggris yang Benar

Suatu ketika, saya ingin menjelaskan bagaimana menulis sebuah paragraf kepada para murid. Kemudian, sebagai permulaan, saya menuliskan sebuah kata bahasa Inggris di papan tulis yaitu:

SENTENCE

Lalu, saya menanyakan mereka apa yang mereka ketahui mengenai kata tersebut. Serta merta sebagian besar dari mereka menjawab bahwa sentence adalah kalimat. Dan saya membenarkan jawaban mereka. Kemudian, saya menanyakan pada mereka apa yang mereka ketahui tentang sebuah kalimat?

Kemudian saya menuliskan lima baris kumpulan kata-kata di papan tulis untuk mengetahui seberapa jauh murid-murid mengenal kalimat bahasa Inggris. Berikut yang  saya tuliskan:

1. The boy reading a book in the park
2. The boy who is wearing green T-shirt
3. The boy wearing  green T-shirt
4. The boy who is reading a book
5. Because the boy is wearing green T-shirt

Berdasarkan kumpulan kata dari nomor 1 hingga nomor 5, yang manakah menurut kamu merupakan sebuah kalimat? Apakah nomor 1? Yang nomor 2? Nomor 3? atau nomor 4? Atau mungkin nomor 5?

Untuk mengetahui apakah kumpulan kata tersebut di atas merupakan suatu kalimat atau bukan, sobat perlu mengenal dan mengerti apa itu subjek dan apa itu predikat.


Kenalilah Tanda Baca dalam Bahasa Inggris agar Kamu Dapat Menulis dengan Benar

Kenalilah Tanda Baca dalam Bahasa Inggris agar Kamu Dapat Menulis dengan Benar


saya merasa kesulitan ketika mempelajari bahasa inggris ujar salah satu murid bagi sebagian besar pemula pembelajar bahasa Inggris beranggapan bahwa mempelajari bahasa Inggris itu tidak mudah sukar rumit dan sepertinya mustahil untuk dipelajari mereka terkadang berputus asa tatkala mereka berhadapan dengan bahasa Inggris terkadang ada pula yang akhirnya memutuskan berhenti mempelajarinya

pertanyaannya yang mungkin mucul diantaranya:
kenapa banyak dari kita mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris
kenapa rasanya sulit mempelajari bahasa Inggris

pertanyaannya adalah kenapa banyak dari kita mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris untuk menjawab pertanyaan ini cukup sederhana kita tidak perlu kiat kiat khusus apalagi mengeluarkan jurus jurus pamungkas jawabannya adalah jangan mempelajarinya mungkin sobat bertanya dalam hati apa maksud jawaban saya saya akan menuliskannya dalam artikel berbeda

Setelah membaca teks di atas, apa yang sobat rasakan? Apakah sobat merasa lelah setelah membacanya? Apakah sobat memerlukan sedikit upaya untuk membacanya? Apakah sobat merasa mudah memahami teks tersebut? Apakah ada yang kurang dalam teks tersebut?

Jawaban sobat dari deretan pertanyaan di atas menjelaskan bahwa catatan yang saya tuliskan di bawah ini penting untuk dimengerti, dan lebih dari itu, catatan ini penting untuk kita terapkan dalam tulisan kita.

Dalam bahasa lisan, tatkala kita mengujarkan sesuatu, kita biasanya menggunakan jeda atau intonasi suara tinggi dan rendah, agar apa yang kita katakan terdengar jelas maksudnya serta memudahkan untuk dimegerti oleh lawan bicara kita.

Hal yang serupa juga berlaku dalam bahasa tulisan. Ketika kita membaca sebuah teks, kita tidak dapat melihat jeda ataupun mendengar intonasi suara tinggi dan rendah.

Oleh karena itulah, kita perlu membubuhkan tanda baca ketika kita 'berbicara' dalam bahasa tulisan.

Dengan tanda baca yang kita sematkan pada sebuah teks, para pembaca seolah-olah dapat mendengarkan jeda serta suara tinggi dan rendah dari apa yang kita tuliskan pada tulisan kita.

Dengan kata lain, tanda baca akan membantu dan memudahkan pembaca untuk memahami sebuah teks.

Berbicara mengenai tanda baca, di dalam bahasa Inggris disebut punctuation, tanda baca yang paling sering digunakan dalam kalimat-kalimat bahasa Inggris meliputi huruf besar dan titik, tanda tanya, tanda seru, koma, titik dua dan titik koma, dan tanda petik.

Dalam penggunaannya, tanda baca terdiri dari beberapa aturan dan kesepakatan. Ada beberapa aturan tanda baca yang harus diikuti, tapi ada pula kesepakatan penggunaan tanda baca yang memberikan penulis banyak ruang untuk memilih.

Lirik Beauty and The Beast bagi yang Ingin Mengerti sebuah Kisah Cinta Abadi

Lirik Beauty and The Beast bagi yang Ingin Mengerti sebuah Kisah Cinta Abadi

Jatuh cinta berjuta rasanya biar siang biar malam terbayang wajahnya. Begitulah penggalan lirik lagu jadul yang dipopulerkan oleh penyanyi senior Titiek Puspa. Apakah memang demikian rasanya jatuh cinta? Jawabannya hanya dapat dijawab oleh orang yang pernah mengalaminya.

Mungkin, dulu kamu sewaktu kecil pernah memimpikan dan membayangkan bertemu dengan seseorang pangeran berparas rupawan ataupun seorang putri cantik jelita. Kemudian kamu jatuh cinta pada pandangan pertama. Parasnya yang begitu menawan mengalihkan duniamu hingga yang terlihat di depan mata hanya ada dia dan dia, kapanpun dan dimanapun kamu melangkah, tiada yang lain hanya dia yang terbayang sepanjang waktu. Lalu, memimpikan dia adalah orang yang kan mendampingi dalam suka dan duka hingga hembusan nafas terakhir kan memisahkan.

Tetapi akankah semua rasa itu kan tetap sama? atau akankah hati ini kan tetap tak berubah? Apabila kenyataannya tidak seindah impian, tidak seelok pandangan mata, tidak ada kata-kata cantik jelita, dan tiada pula kata-kata tampan rupawan. Yang ada sebuah wajah yang membuat banyak orang gemetar, membuat orang-orang memalingkan wajahnya. Inilah saatnya sebuah arti cinta sejati yang sesungguhnya sedang diuji.

Lagu Beauty and The Beast merupakan salah satu dari Original Soundtrack dari sebuah film animasi besutan Disney yang dirilis pada tahun 1991. Lagu syahdu ini kali pertama diyanyikan duet oleh Celine Dion dan Peabo Bryson. Setelah lebih dari satu dasawarsa, lagu ini kembali hadir untuk mengiringi film yang bukan lagi dalam bentuk animasi seperti sebelumnya, versi hidupnya, Kali ini, masih dengan judul lagu yang sama, tapi dinyanyikan oleh duet yang berbeda: Ariana Grande dan John Legend. Perpaduan dua karakter suara yang berbeda ini mampu membawa kita ke sebuah dunia yang berbeda. Dunia yang bukan sekedar dongeng tapi sebuah kisah yang begitu nyata.


Lirik lagu ini menceritakan sebuah kisah yang tak lekang oleh waktu. Sebuah kisah tentang seseorang gadis biasa yang berparas cantik jelita yang tanpa sengaja bertemu dengan seorang pria yang jauh dari kata-kata tampan rupawan. Begitu banyak rasa menghampiri, rasa asing, rasa gentar, rasa aneh, rasa terkejut, rasa sedih, dan rasa bahagia. Bagaimana segala rasa itu membaur dan menyatu hingga mengantarkan gadis itu jatuh ke dalam perasaan cinta.

Kali kesempatan ini, saya persembahkan sebuah lirik alih bahasa dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia dengan gaya terjemahan bebas dari lagu "Beauty and The Beast" hanya untuk semua sobat setia langit biru.

Seputar Kata Sifat dalam Bahasa Inggris yang Perlu Kamu Ketahui

Seputar Kata Sifat dalam Bahasa Inggris yang Perlu Kamu Ketahui

Tahukah sobat suatu kalimat bahasa Inggris akan menjadi lebih spesifik, lebih menarik dan lebih berwarna apabila kita menyematkan jenis kata ini baik itu dalam tulisan ataupun ujaran kita? Jenis kata apakah itu? Ya, benar sekali. Seperti yang sobat tebak jawabannya adalah kata sifat.

Yang jelas judul artikel ini mengupas seputar kata sifat. Jadi, kita akan mengitari hal yang berhubungan dengan kata sifat. Apa itu pengertian kata sifat? Apakah yang termasuk jenis kata sifat? Bagaimanakah cara kita mencermati sebuah kata sifat? Dan bagaimanakah cara menggunakannya dalam konteks kalimat bahasa Inggris?

Apakah sobat juga memiliki pertanyaan yang serupa? Atau pertanyaan lainnya seputar kata sifat?

Catatan berikut yang saya harapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan di atas dan pertanyaan dari sobat. Silakan membaca catatan berikut ini.

Kita awali dengan catatan mengenai pengertian kata sifat.

Pengertian 

Kata sifat, atau adjektiva atau dalam bahasa Inggris disebut adjective, adalah suatu kata yang mendeskripsikan atau memodifikasi kata lainnya. Dalam hal ini kata benda (noun), atau kata lain yang berfungsi layaknya kata benda, atau kata sejenisnya yang membuat sebuah tulisan atau ujaran terlihat lebih spesifik dan lebih menarik.

Mendeskripsikan disini berarti memberi penjelasan atau gambaran yang lebih spesifik pada kata lainnya, semisal kita memiliki sebuah kata benda girl (gadis). Kemudian kita jelaskan lebih detil mengenai gadis tersebut seperti apa, penggambaran gadis tersebut seperti apa, dengan menggunakan kata sifat misalnya beautiful (cantik). Jadi, apabila kita menuliskan sebuah frasa seperti:

A beautiful girl.

Maka, kita dapat dengan mudah untuk mengidentifikasi seorang gadis (a girl) yang memiliki ciri cantik (beautiful). Dibandingkan jika kita hanya menuliskan sebuah frasa seperti:

A girl.

Ringkasnya, dengan merekatkan kata sifat, beautiful, kita telah memberikan gambaran yang lebih spesifik pada sebuah kata benda, dalam hal ini kata girl.

Adblock Detected

Like langitbirukata.com?

Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker.

This is how to whitelist this blog in your ad blocker.

Thank you for your concern

×