7 Kesalahan-Kesalahan Umum dalam Berbahasa Inggris yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan


Membuat kesalahan ketika kita belajar bahasa Inggris adalah wajar. Malahan saya mewajibkan murid-murid saya berani membuat kesalahan.Tanpa membuat kesalahan berarti kita tidak belajar.

Ketika kita belajar bahasa Inggris, kita tidak perlu takut berbuat kesalahan karena kesalahan itu sendiri merupakan bagian dari proses belajar. Tanpa kesalahan, justru kita terperangkap dengan pikiran kita sendiri yang tidak ingin diri kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Maka pesan terbaik adalah;

Kesalahan adalah masukan serta evaluasi diri agar kita tahu dan tidak membuat kesalahan serupa di kemudian hari.

Hal ini pernah terjadi pada saya sewaktu SMP, saya selalu takut membuat kesalahan dalam berbahasa inggris. Saya tidak tahu cara mengucapkan angka three (saya membacanya /sri/) dan saya takut membuat kesalahan sehingga sampai saya lulus SMP, guru saya tidak pernah mengetahuinya.

Meskipun sewaktu saya dipercaya menjadi asisten guru disebuah kursus bahasa Inggris, saya masih belum tahu cara pengucapan kata three yang benar.

Baru ketika saya kuliah, saya mulai 'bertobat' setelah saya berani membuat kesalahan dalam mengucapkan angka three.

Kesalahan umum bahasa Inggris
Kesalahan umum bahasa Inggris - langitbirukata.com


Setelah melakukan pengembaraan dan menjelajah kemana-mana, di dunia nyata, dunia maya dan di dunia lainnya. Saya telah mencatat beberapa kesalahan yang umum dilakukan para pembelajar bahasa Inggris.

Anyone who has never made a mistake has never tried anything new ~ Albert Einstein
"Seseorang yang tidak pernah berbuat salah tidak akan pernah mencoba sesuatu yang baru."

Berikut beberapa kesalahan umum yang paling sering saya jumpai tidak hanya pada murid pemula, tapi juga pada murid yang sudah lancar "cas cis cus" bahasa Inggrisnya.


1. Kegemaran Menggunakan Kata am

Banyak pembelajar bahasa Inggris gemar sekali mengucapkan kata"I" selalu dikuti kata "am". Saya tidak tahu pasti apa yang melatar belakangi pengucapan I'm. Mungkin, sudah menjadi kebiasaan mereka. Sehingga sulit menghilangkannya.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat yang salah di bawah ini:

I am go to school .
I am understand.
I am feel happy.
I am study math
I am learn English.
I am agree with you
I am finish my homework
I am make mistakes
I am mean = saya jahat/kasar
I am like fried chicken = saya seperti ayam goreng
I am come from Jakarta.

Kalimat-kalimat di atas tidak boleh menggunakan kata am karena kata-kata seperti go, understand, feel, study, learn, agree, finish, make, mean, like (= suka) dan come termasuk kata kerja (verb).

Penggunaan dari kalimat-kalimat tersebut di atas adalah tanpa menggunakan am.

Seharusnya, kalimat-kalimat di atas menjadi seperti di bawah ini:

I go to school
I understand
I feel happy.
I study math
I learn English.
I agree with you.
I finish my homework
I have a lot of friends
I make mistakes
I mean = maksud saya
I like fried chicken = saya suka ayam goreng
I come from Jakarta.

Kegemaran menggunakan kata am berdampak pada saat mereka membuat pertanyaan dengan jawaban "yes" dan "no".

Sehingga beberapa kesalahan berikut ini pada nomor 2 terjadi.


2. Kegemaran mengunakan pertanyaan diawali frasa are you...

Kalau saja bisa dihitung mungkin penggunaan pertanyaan yang di awali are you sudah terlalu sering digunakan dibandingkan dengan do you.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa pertanyaan keliru di bawah ini:

Are you go to school?
Are you understand?
Are you feel happy?
Are you study math?
Are you learn English?
Are you agree with me?
Are you finish your homework?
Are you have a lot of friends?
Are you make mistakes?
Are you mean? = apakah kamu jahat/kasar?
Are you like fried chicken? = apakah kamu seperti ayam goreng?
Are you come from Jakarta?


Seharusnya, pertanyaan-pertanyaan diatas menggunakan awalan frasa Do you...

Do you go to school?
Do you understand?
Do you feel happy?
Do you study math?
Do you learn English?
Do you agree with me?
Do you finish your homework?
Do you have a lot of friends?
Do you make mistakes?
Do you mean to say it? = apakah kamu sungguh-sungguh mengatakan nya?
Do you like fried chicken? = apakah kamu suka ayam goreng?
Do you come from Jakarta?

Karena kata seperti go, understand, feel, study, learn, agree, finish, make, mean, like (= suka) dan come termasuk kata kerja (verb), maka gunakan "Do you...

Tapi yang mengherankan saya, kenapa justru kalimat-kalimat di bawah ini sering kali dijumpai tanpa am?


3. Kurang Menyukai atau Alergi Kata am

Mungkin yang melatarbelakangi tidak digunakannya kata am pada kalimat-kalimat dibawah ini. Lantaran seringnya para pembelajar bahasa Inggris menerjemahkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris kata per kata karena kata am sering diterjemahkan adalah. Sehingga kata am sering terlupakan ketika mereka berkata "saya senang" atau dalam bahasa Inggris 'I happy' tanpa menambahkan kata am.

Contoh lainnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat salah di bawah ini:

I hungry
I afraid
I happy
I confused.
I surprised.
I angry
I at school
I at home
I a student.

Kalimat-kalimat diatas harus mengunakan am, karena kata seperti hungry, afraid, happy, confused, angry, at school, at home, a student bukan termasuk kata kerja (verb), maka gunakan am.


Maka seharusnya, yang benar seperti dituliskan di bawah ini:

I am hungry.
I am afraid.
I am happy.
I am confused.
I am surprised.
I am angry.
I am at school.
I am at home.
I am a student.


Kalimat-kalimat di bawah ini  kata kerjanya menggunakan bentuk verb -ing, tapi tanpa kata am.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat keliru di bawah ini:

I watching TV.
I listening to music.
I sharing my problems with my friends.
I sleeping.
I shopping at the mall.

Kalimat-kalimat diatas harus mengunakan am, karena kata kerjanya menggunakan bentuk verb -ing, Dengan kata lain, kalimat-kalimat tersebut di atas menggunakan Present Continuous.
maka gunakan am.


Maka seharusnya, yang kalimat-kalimat benar seperti di bawah ini:

am watching TV.
am listening to music.
am sharing my problems with my friends
am sleeping.
am shopping at the mall.


4. Kurang Suka Dengan Kata Kerja Bantu Ketika Membuat Pertanyaan

Hal serupa seperti di atas sering terjadi karena kebiasaan menerjemahkan setiap kata bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris sehingga kesalahan ini sering terjadi.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa pertanyaan yang salah di bawah ini:

Why you angry?
Where you study?
Why you say like that?
What the answer for number 1?
What the reason?
How many sisters you have?

Hampir semua bentuk pertanyaan dalam bahasa Inggris disisipi dengan kata kerja bantu seperti is, am, are, was, were, do, does dan did

Seharusnya pertanyaan di atas disisipkan kata kerja bantu.

Why are you angry?
Where do you study?
Why do you say like that?
What is the answer for number 1?
What is the reason?
How many sisters do you have?


5. Terpengaruh gaya dan Cita Rasa bahasa Indonesia

Sebagai dampak dari menerjemahkan kata demi kata bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris sehingga bahasa Inggrisnya memang terdengar bahasa Inggris tapi bercita rasa bahasa Indonesia.

Pola Bahasa Indonesia 
Sering kali para pemula pembelajar bahasa Inggris mengutarakan bahasa Inggris mereka dengan mengikuti pola kalimat atau susunan kata kalimat bahasa Indonesia.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat yang menggunakan pola kalimat bahasa Indonesia.

am school in SMP 1.
(Mengikuti pola kalimat 'Saya sekolah di SMP 1')

am breakfast.
(Mengikuti pola kalimat 'Saya sarapan')

very like English.
(Mengikuti pola kalimat 'Saya sangat suka bahasa Inggris')

Akibat apabila kita mengikuti pola kalimat atau susunan kata kalimat bahasa Indonesia seperti berikut.

am school berarti 'saya adalah bangunan sekolah'.
am breakfast berarti saya adalah "makanan di pagi hari'.
very like English. terkesan dan terdengar tidak umum digunakan penutur asli bahasa Inggris.
Jangan meletakkan kata 'very' diantara subjek dan predikat meskipun secara tata bahasa dibenarkan.

Seharusnya kalimat-kalimat tersebut di atas dituliskan seperti berikut

go to to SMP 1.
have breakfast atau I eat breakfast.
I like English very much.


Pasangan Kata Sifat
Beberapa kata sifat bahasa Inggris biasanya diikuti kata depan tertentu yang memang merupakan pasangan dari kata-kata sifat tersebut.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat yang salah menggunakan menggunakan kata depan seperti berikut ini.

I am interested with history.
Your idea is same with mine.
She is different with her sister.

Seharusnya kalimat-kalimat tersebut di atas dituliskan seperti berikut

I am interested in history.
Your idea is the same as mine.
She is different from her sister.

Pasangan Kata Kerja 
Beberapa kata kerja bahasa Inggris biasanya diikuti kata depan tertentu yang memang merupakan pasangan dari kata-kata sifat tersebut. Dan ada pula kata kerja yang tidak memerlukan kata depan.

Misalnya, kita bisa lihat pada beberapa kalimat yang salah menggunakan menggunakan kata depan seperti berikut ini.

I am waiting you.
Come and Join with us now.

Seharusnya kalimat-kalimat tersebut di atas dituliskan sepert berikut ini.

I am waiting for you.
Kata kerja wait diikuti kata depan for apabila terdapat objek pada kalimat tersebut.

Come and Join us now.
Kata kerja join tidak memerlukan kata depan with untuk konteks kalimat tersebut di atas.


6. Terlalu Suka Menggunakan Bentuk -ing

Tidak bisa bisa dipungkiri banyak orang indonesia menyukai bentuk ing misalnya,

"aku ingin sharing"
"aku ngga chatting ama dia"
"aku lagi boring banget"
"kamu habis shopping, ya?"

Saking seringnya kebiasaan ini terbawa setiap kali berbicara atau menulis kata-kata bahasa Inggris. Padahal bentuk-ing tidak begitu saja direkatkan pada kata-kata bahasa Inggris.

Berikut kesalahan-kesalahan umum dalam penggunaan bentuk -ing.

Kesalahan pertama adalah mengungkapkan perasaan diri sendiri dengan bentuk -ing.

Misalnya,

I am boring = saya membosankan.

Seharusnya, kalimat yang tepat adalah:
I am bored = saya bosan.


I am frightening = saya menakutkan.

Seharusnya, kalimat yang benar adalah:
I am frightened =saya takut.


I am tiring = saya melelahkan.

Seharusnya, kalimat yang benar yaitu:
I am tired = saya lelah.

Kesalahan kedua adalah mengajak orang lain dengan menggunakan kalimat ajakan let's diikuti bentuk -ing.

Misalnya,

Let's learning English.
Let's shopping.
Let's talking.
Let's watching this clip.

Jangan gunakan bentuk - ing setelah Let's.

Ingat, sobat! Selama ini, kita belum pernah mendengar orang bule berkata "Let's going" yang ada kita seringkali mendengar
frasa "Let's go". Benar, kan?

Seharusnya, kalimat ajakan diatas tanpa bentuk -ing.

Let's learn English.
Let's shop
Let's talk.
Let's watch this clip.

Kesalahan berikutnya adalah penggunaan bentuk -ing setelah modal seperti can, must, should, will dan lainya.

Banyak sekali pembelajar menggunan bentuk -ing seperti kalimat di bawah ini:

I can't speaking English well.
I must going now.
You should talking to him.
I will sleeping after this.

Jangan gunakan bentuk -ing setelah can, must, should, will dan lainnya.

Gunakan kata-kata tersebut tanpa embel-embel seperti -ing, -s, -ed, dan to-.

I can't speak English well.
I must go now.
You should talk to him.
I will sleep after this

Selanjutnya, ksalahan menyebutkan nama-nama pekerjaan dengan bentuk - ing..

Kalau ada seseorang yang bertanya pertanyaan dalam bahasa Inggris seperti berikut ini:

What do you do? = apa pekerjaan mu?

Jangan dijawab dengan:

I am a:

Cleaning service=Layanan kebersihan
Accounting=Akuntansi
Marketing=Pemasaran

Seharusnya,

I am a atau an:

Janitor=petugas kebersihan
Accountant=Akuntan
Markerter=pegawai pemasaran


7. Mengikuti Kebiasaan Orang Banyak Menuliskannya Seperti Itu.

Karena banyaknya orang menuliskan atau mengucapkan seperti itu sehingga kita melakukan hal yang sama. Padahal meskipun banyak orang yang melakukannya bukan berarti benar.

Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kebiasaan mengucapkan ThankGod

Ucapan 'ThankGod' sering kali diucapkan banyak orang
dalam berbagai media sosial karena begitu terlalu sering sehingga tidak kelihatan bahwa ucapan tersebut salah.

Simak penjelasannya berikut:

Subjek kalimat diatas I (saya), maka kata kerja adalah thank tanpa tambahan s.

Seharusnya, ucapan yang tepat yaitu:

(I)Thank God. (atau biasanya dituliskan) Thank God..


2. Kebiasaan mengucapkan Safety Driving

Frasa safety driving bisa kalian temukan dimana-mana. Saking banyaknya dan sering digunakan banyak orang sehingga dianggap benar.

Ingat ini sobat,

Bahasa itu bukan hanya memenuhi tata bahasanya semata, tapi juga artiya. Dengan kata lain, berbahasa tidak hanya memandang apakah benar secara tata bahasa, tapi juga berterima bagi penutur aslinya.

Perhatikan dan amati arti setiap kata berikut ini:

Driving =mengemudi
Safety =pengaman atau keamanan
Safe = aman

Kalau diartikan 'mengemudi yang keamanan'. Hmmm aneh ya.

Yang benar adalah safe driving = mengemudi yang aman.

Untuk mengujinya, silakan sobat ketikan dan telusuri di mesin pencari dengan frasa "Safety Driving" , maka hasilnya situs- situs yang berasal dari Indonesia bermunculan .

Bandingkan dengan frasa "Safe Driving"

Singkatnya, kesalahan yang kita buat ketika kita mempelajari bahasa Inggris adalah sebuah pembelajaran untuk kita agar nantinya kita menjadi lebih baik.

Terima kasih sobat sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga menjawab rasa ingin tahu sobat. Sampai berjumpa dengan artikel lainnya.


2 Responses to "7 Kesalahan-Kesalahan Umum dalam Berbahasa Inggris yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan"

  1. Hahahaha...it is not easy to use. I always make mistake....but thank you to remind

    ReplyDelete
    Replies
    1. You are very welcome, Engeline Maharani. We all make mistakes. That's why our pencil has an eraser. Thank you for your comment, anyway.

      Delete

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang sesuai kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel