10 Ungkapan Presentasi Bahasa Inggris Agar Pendengar Enggan Beranjak dari Kursi


Menyajikan sebuah presentasi di hadapan banyak orang dapat dikatakan menciutkan nyali bagi orang yang tidak pernah berbicara didepan khalayak orang banyak. Berbicara di depan cermin mungkin biasa dilakukan apalagi hanya seorang diri dan yang melihat hanya kita sendiri, tapi berbicara di depan puluhan atau ratusan pasang mata atau bahkan ribuan penonton membutuhkan keterampilan khusus dan rasa percaya diri yang tinggi.

Menyajikan sebuah presentasi ibarat kita ingin menyuguhkan sebuah hidangan. Meskipun bahan-bahan yang kita gunakan terbaik dan berkualitas tinggi, tetapi apabila cara kita menyajikannya tidak menarik atau terlihat asal-asalan, maka bukannya si penyantap ingin segera menikmati hidangannya, tapi malahan selera makan mereka hilang sama sekali. Atau hal yang terburuk, mereka justru lari tunggang langgang menghilang entah kemana.


Berbicara mengenai kebehasilan sebuah presentasi memang banyak hal yang harus dipikirkan. Tidak hanya menyangkut persiapan fisik dan mental, peralatan pendukung, tapi juga materi presentasi baik itu berupa slide, konten, data statistik, kutipan, fakta, grafik, potongan video, musik, gambar ataupun data pendukung lainnya dan tidak kalah pentingnya bagaimana cara menyajikannya untuk para pendengar presentasi kita.

Persiapan yang matang dan materi yang berkualitas terbaik sekalipun tidak akan berarti banyak apabila penyampaian presentasinya buruk.

Oleh karena itulah, salah satu bagian dari awal keberhasilan dalam menyajikan presentasi terletak pada pilihan ungkapan.

Pilihan kata maupun ungkapan memegang peranan penting dalam keberhasilan sebuah presentasi.

Ungkapan-ungkapan berikut ini saya desain berdasarkan urutan awal hingga berakhirnya presentasi disertai kiat dan saran untuk memperelok gaya presentasi sobat.
Pilihan Ungkapan Presentasi Bahasa Inggris
Pilihan Ungkapan Presentasi Bahasa Inggris - langitbirukata.com

Berikut 10 ungkapan bahasa Inggris dalam presentasi yang membuat pendengar kamu enggan beranjak dari tempat duduk mereka.

1. Memberikan Sambutan

Sebelum memulai sebuah presentasi, hal yang pertama harus dilakukan adalah menyambut kedatangan para peserta dan menunjukkan empati kita agar pendengar merasa dihargai atas upaya mereka meluangkan waktu mereka yang berharga untuk mendengarkan presentasi kita sehingga terbina suatu hubungan emosional antara pembicara dan pendengar.

Untuk memberikan sambutan selamat datang, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

On behalf of Company, I would like to welcome you here today.
Atas nama perusahaan, saya mengucapkan selamat datang. semuanya.

Good morning and welcome to langitbirukata.com
Selamat Pagi dan selamat datang di langitbirukata.com

Thank you all very much for coming today.
Terimakasih banyak semuanya atas kedatangannya hari ini.

I hope you all had a pleasant journey here today.
Saya berharap semuanya menikmati perjalanan kesini hari ini.


2. Memperkenalkan Diri

"Tak kenal maka tak sayang" adalah ungkapan yang sesuai untuk menggambarkan betapa pentingnya kita, sebagai pembicara, memperkenalkan diri sebelum memulai sebuah presentasi. Jangan berharap mereka mau mendengar seseorang yang asing bagi mereka. Kenalkan diri kamu serta buat mereka nyaman dengan kehadiran kamu.

Untuk memperkenalkan diri, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

My name is Langit Biru and I am delighted to be here today.
Nama saya Langit Biru dan saya sangat berbahagia bisa ada disini hari ini.

My name is Langit Biru from langitbirukata.com, where I am responsible for...
Nama saya Langit Biru dari langitbirukata.com, dimana saya berwenang atas...

I would like to introduce myself. My name is Langit Biru and I am the owner of langitbirukata.com.
Perkenankan saya memperkenalkan diri. Nama saya Langit Biru dan saya pemilik langitbirukata.com.

Allow me to introduce myself. My name is Langit Biru and I am responsible for...
Ijinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Langit Biru dan saya berwenang ...

Let me introduce myself; my name is Langit Biru and I am responsible for …
Perkenankan saya memperkenalkan diri, Nama saya Langit Biru dan saya bertanggung jawab atas...


3. Mengawali Presentasi

Mengawali sebuah presentasi merupakan hal penting akan berhasil atau tidaknya sebuah presentasi.

Sebelum kita mengutarakan topik dari presentasi kita, saya sarankan untuk memulai presentasi kita dengan suatu kegiatan yang bertujuan untuk menarik perhatian dan melibatkan para pendengar secara emosional sehingga tidak hanya mata mereka yang tertuju pada kita, tapi juga perasaan dan pikiran mereka.

Ada beragam cara untuk memulai sebuah presentasi dari mulai menanyakan beberapa pertanyaan, memutarkan sebuah potongan lagu atau potongan video, menampilkan gambar, hingga bercerita pendek tentang pengalaman pribadi.

Semuanya ini, pada gilirannya, akan menggiring mereka pada topik presentasi yang akan kita sajikan nantinya. Jadi, tugas kita sebagai seorang pembicara yaitu melibatkan emosi dan pikiran mereka serta memupuk rasa ingin tahu mereka dari awal hingga berakhirnya presentasi kita.


Keberhasilan awal dari sebuah presentasi adalah tatkala kita mampu membangkitkan rasa ingin tahu pendengar dan memberi efek kejutan yang tidak mereka duga sebelumnya. Semakin besar rasa ingin tahu peserta atau pendengar presentasi kita. Semakin besar pula antusias mereka untuk mendengar setiap kata yang kita suguhkan pada mereka. Hingga mereka enggan beranjak dari tempat duduk mereka.

Oleh sebab itu, saya garis bawahi kembali bahwa awal presentasi yang indah dan menarik memegang peran penting akan berhasil atau tidaknya sebuah presentasi.

Untuk mengawali presentasi, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

I’ll start with some general information on…
Saya akan memulai dengan informasi umum tentang. .

I’d just like to give you some background information about…
Saya mulai dengan latar belakang mengenai. ..

Before I start, does anyone know…?
Sebelum saya mulai, apakah ada yang tahu...?

As you are all aware...
Seperti yang anda ketahui. ..

As you all know…
Seperti yang anda tahu...

Let me start with this illustration
Ijinkan saya memulai dengan ilustrasi ini


4. Menyampaikan Topik Presentasi

Setelah melakukan tahapan di atas, kamu bisa mengutarakan topik presentasi yang ingin kamu sampaikan. Sebuah topik presentasi sangat penting dalam hal memberi cakupan dan batasan apa yang kita ingin bicarakan. Sehingga pendengar yang mendengar presentasi kita mendapat gambaran umum mengenai isi presentasi.

Meskipun sebelumnya mereka sudah mengetahui topik presentasi kamu, setidaknya hal ini menegaskan bahwa mereka berada di tempat yang benar.

Untuk menyampakan sebuah topik presentasi, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

Today I am here to talk to you about…
Hari ini, saya disini akan berbicara tentang...

As you all know, today I am going to talk to you about…
Seperti yang anda ketahui, hari ini saya akan membicarakan tentang...

I would like to take this opportunity to talk to you about…
Pada kesempatan ini, saya ingin membicarakan mengenai...

I am delighted to be here today to tell you about…
Saya senang sekali berada disini hari ini untuk membicarakan mengenai...

The purpose of today’s presentation is to … .
Tujuan presentasi hari ini adalah untuk...

The purpose of my presentation today is to … .
Tujuan presentasi hari ini adalah untuk...

In today’s presentation I’d like to … show you … . / explain to you how …
Pada presentasi hari ini saya ingin ... menunjukkan.../ menjelaskan...

In today’s presentation I’m hoping to … give you an update on… / give you an overview of …
Pada presentasi hari ini, saya ingin ...memperbaharui.../memberi gambaran...

In today’s presentation I’m planning to … look at … . / explain … .
Pada presentasi hari ini saya ingin ...melihat.../menjelaskan...


5. Membagi Sub Pembahasan Presentasi.

Agar mudah bagi para peserta atau pendengar presentasi mengerti dengan jelas serta lebih terarah tentang apa yang akan kita sampaikan, maka sangat penting buat kita untuk membagi topik presentasi ke dalam beberapa sub bahasan. Setiap sub bahasan akan menjelaskan lebih rinci dari bahasan utama kita.

Untuk membagi sub bahasan, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

In today’s presentation I’m hoping to cover three points: firstly, … , after that we will look at … , and finally I’ll …
Pada presentasi hari ini, saya akan mencakup 3 sub bahasan: yang pertama. .., setelah itu kita akan menyoroti..., dan terakhir, saya akan...

In today’s presentation I’d like to cover three points: firstly, … , secondly … , and finally … .
Pada presentasi hari ini, saya mencakup 3 sub bahasan: yang pertama. .., yang kedua..., dan terakhir, ...

My talk is divided into 3 parts. I’ll start with / Firstly I will talk about… and the last is ...
Pembahasan saya terbagi dalam 3 bagian, saya mulai dengan/ pertama saya akan membicarakan. .., dan terakhir. ...

I'll split my presentation into 3 parts, the first one is...., the second is... and finally, ...
Saya akan membagi presentasi saya ke dalam 3 bagian,: yang pertama..., yang kedua..., dan terakhir, ...



Memperkenalkan Pembicara Lain

Ketika topik pembahasan mencakup berbagai bidang khusus. Terkadang, kita perlu mendelegasikan pada pembicara lain yang lebih menguasai bidang tertentu untuk mempresentasikan sub bahasan kita. Tapi apabila sobat mempresentasikan seorang diri, maka langkah ini tidak perlu dilakukan.

Untuk memperkenalkan pembicara lain, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

I am going to pass you over to Jean who is going to talk you about...
Saya akan meninggalkan anda pada Jean yang akan membicarakan tentang...

I would like to hand you over to Jean who is going to talk you about...
Saya akan menyerahkan anda pada Jean yang akan membicarakan tentang...

I would like to pass you over to Jean who is going to talk you through...
Saya akan meninggalkan anda pada Jean yang akan membicarakan tentang...

Jean will be telling you about...
Jean akan membicarakan tentang...

Jean is now going to take over...
Jean sekarang akan mengambil alih...


6. Memberitahukan Ada Kesempatan Bertanya

Agar tidak ada peserta yang menyela presentasi kita dan juga supaya jalannya presentasi mengalir dengan lancar, kita sebaiknya menginformasikan kepada para peserta presentasi untuk tidak mengajukan pertanyaan sebelum berakhirnya presentasi serta memberitahukan akan ada kesempatan untuk bertanya di sesi pertanyaan.

Untuk memberitahukan ada kesempatan bertanya, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut ini:

If you have any questions you’d like to ask, please leave them until the end, when I’ll be happy to answer them.
Jika anda punya pertanyaan yang ingin ditanyakan, tangguhkan dulu hingga berakhir presentasi ini, saya dengan senang hati akan menjawabnya.

If there are any questions you’d like to ask, please leave them until the end, when I’ll do my best to answer them.
Jika anda memiliki pertanyaan yang ingin ditanyakan, tangguhkan dulu hingga diakhir presentasi, saya akan menjawabnya dengan kemampuan terbaik saya.

If you have any further questions, I will be happy to talk to you at the end.
Jika anda punya pertanyaan lebih lanjut, saya akan senang hati menjawabnya pada bagian akhir.


7. Mengganti Topik Pembicaraan

Ketika berkeinginan beralih topik pembicaraan misalnya dari bahasan utama beralih ke sub bahasan atau dari satu sub bahasan ke sub bahasan lainnya, kita perlu menggunakan ungkapan pengalihan topik untuk mengirimkan sinyal pada para pendengar kalau pembahasan akan segera beranjak ke pembahasan lainnya agar para peserta atau pendengar presentasi kita tetap bisa mengikuti apa yang sedang kita bicarakan. Dengan kata lain, para pendengar presentasi kita tetap bisa mengikuti dan tidak "tersesat di hutan belantara".

Untuk mengganti atau beralih topik pembicaraan, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

Right, let’s move on to…
Baiklah, mari kita beralih pada...

This leads me to my next point, which is…
Ini membawa kita pada poin berikutnya...

I’d now like to look at / consider…
Sekarang, mari kita melihat

Does anyone have any questions/queries before I move on?
Apakah ada pertanyaan sebelum saya melanjutkan bahasan berikutnya?

This brings me/us to the key issue …
Hal ini membawa saya/ kita pada masalah utama...

I’d now like to turn to…
Saya ingin beralih pada...

Now let’s look at/consider…
Sekarang, kita akan menengok...

I’ll now move on to my next point which is…
Sekarang, saya akan beralih pada bahasan saya berikutnya...


8. Membuat Kesimpulan

Setelah semua bagian presentasi telah kita sajikan, maka kita hampir berada di penghujung presentasi. Agar pendengar atau peserta presentasi tidak lupa mengenai apa saja yang telah kita utarakan, kita perlu menyegarkan ingatan mereka dengan membuat kesimpulan, yaitu sebuah kesimpulan yang berisi penegasan kembali dari poin-poin penting yang telah kita sajikan dalam presentasi kita.

Untuk mennyimpulkan dari apa yang sudah kamu sajikan, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:


To sum up…
Secara ringkas....

In brief, I
Singkatnya, saya...

In a nutshell, ..
Pendeknya, ...

To summarize, I…
Singkatnya, saya...

So to summarize the main points of my talk…
Jadi sebagai kesimpulan dari topik pembahasan saya...

Just a quick recap of my main points…
Sebagai ringkasan singkat mengenai topik bahasan saya...

"Well, that's about it for now. We've covered…
Mm, Demikian yang bisa saya sampaikan. Kita telah membahas....


9. Mengundang untuk Bertanya

Pada akhir sesi presentasi, biasanya pembicara memberikan kesempatan pada para pendengar atau peserta untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik bahasan presentasi sehingga presentasi yang kita sajikan tidak hanya terjalin satu arah, tapi dapat berjalan dua arah dan terbinanya hubungan emosional yang lebih erat antara pembicara dan pendengar presentasi.

Untuk mengundang para peserta agar mengajukan pertanyaan, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

Does anyone have any questions?
Apakah ada yang ingin bertanya?

I'be glad to answer if you have any questions.
Saya akan senang hati menjawab jika anda memiliki pertanyaan.

I will be happy to answer your questions now
Saya akan senang hati menjawab pertanyaan anda sekarang.

If you have any questions, please don’t hesitate to ask.
Jika anda punya pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya

If you have any questions, please feel free to ask.
Jika anda punya pertanyaan, jangan sungkan untuk bertanya.


10. Menutup Presentasi

Menutup sebuah presentasi, dapat beragam bentuknya baik itu kutipan, cerita anekdot, kata-kata bijak, ucapan terimakasih, sebuah lelucon, potongan lagu, puisi, dan lainnya.

Penutup presentasi yang indah dan berkesan akan selalu dikenang oleh peserta presentasi kita sehingga meskipun presentasi telah berakhir, emosi mereka masih terhubung dan belum berakhir hingga meninggalkan kesan mendalam di hati mereka.

Untuk mengawali dan menandai sebuah penutup presentasi, gunakan salah satu dari beberapa ungkapan berikut:

I’d like to conclude by…
Saya akhiri dengan...

That brings me to the end of my presentation, thank for listening / for your attention.
Yang tadi membawa kita pada penghujung presentasi saya, terimakasih sudah mendengar / atas perhatian anda.

Thank you all for listening, it was a pleasure being here today.
Terimakasih sudah mendengar, sungguh sebuah kebahagiaan bagi saya berada disini hari ini.

Well, that’s it from me. Thank you very much.
Baik, hanya itu saja dari saya. Terima kasih banyak.


Beberapa ungkapan diatas membawa kita pada akhir dari artikel ini, saya ambil dari kutipan Simon Raybould

"Presentations aren't about the presenter; they're about the audience and what the audience needs."

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga memuaskan rasa ingin tahu sobat dan menginspirasi sobat yang ingin menyajikan presentasi.

Dan yang terpenting bagi saya, semoga sobat berhasil dalam memberikan presentasi. Sampai berjumpa dengan artikel berikutnya.


0 Response to "10 Ungkapan Presentasi Bahasa Inggris Agar Pendengar Enggan Beranjak dari Kursi"

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel