3 Hal yang Perlu Diketahui agar Memahami Perbedaan Used to dan Be Used To


Sebelum kita memulai, coba sobat perhatikan dan bacalah dua kalimat bahasa Inggris berikut ini.

He used to drink milik.
He is used to drinking milk.

Menurut sobat, apakah kedua kalimat tersebut di atas sama?

Memang sepintas, dua kalimat tersebut di atas terlihat sama. Namun, sebenarnya, keduanya berbeda baik itu dalam bentuk penulisannya atau makna yang terkandung dalam ke dua kalimat tersebut.

Bila kita mengamati bentuk penulisannya, perbedaan pada kedua kalimat tersebut di atas terletak pada frasa used to  dan is used to, atau  agar terlihat lebih umum saya tuliskan be used to.

Karena perbedaan kedua frasa inilah yang kerap kali membuat beberapa pembelajar bahasa Inggris bingung tatkala harus menggunakannya dalam kalimat bahasa Inggris.

Bagaimana dengan sobat? Apakah sobat mengalami hal serupa?

Ketika berbicara mengenai used to dan be used to, kita sebenarnya berbicara tentang sebuah keadaan yang biasanya terjadi atau sebuah kebiasaan yang secara rutin kita lakukan. Dengan kata lain, ketika menggunakan kedua frasa ini artinya kita sedang membicarakan sebuah kebiasaan.

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam Present Tense, salah satu penggunaannya yaitu untuk mengutarakan sebuah kebiasaan yang kita lakukan di waktu sekarang. Misalnya,

He drinks milk every morning.
Dia biasanya minum susu setiap pagi hari.

Perbedaan used to dan Be used to
Perbedaan used to dan Be used to - langitbirukata.com

Lantas bagaimana mengutarakannya dengan used to dan be used to?

Silakan, simak catatan saya di bawah ini.

Untuk memahami secara komprehensif mengenai perbedaan used to dan be used to,  kita akan melihatnya dari perspektif:

Makna
Penggunaan
Bentuk


Kita akan mengupasnya satu persatu agar memudahkan kita memahaminya. Kita awali dengan pembahasan maknanya.


Makna

Untuk memudahkan penjelasannya, saya ambilkan contoh dua kalimat di awal artikel ini.

He used to drink milik.
Dia 'dulu biasa' minum susu.

Kalimat di atas bermakna dia (he) memiliki kebiasaan di masa lalu yaitu minum susu, tapi kebiasaan ini berhenti pada saat ini. Dengan kata lain, saat ini dia tidak lagi minum susu meskipun dia dulunya sering minum susu.

Agar penggunaannya sesuai dengan maknanya, frasa used to bisa kita terjemahkan dengan frasa 'dulu biasa' atau 'dulu' seperti contoh kalimat di atas.


Sekarang, kita bandingkan dengan kalimat berikut.

He is used to drinking milk.
Dia 'terbiasa' minum susu.

Kalimat di atas  bermakna dia (he) dulunya merasa tidak biasa atau aneh kali pertama minum susu, tapi seiring dengan waktu dia mulai terbiasa minum susu.

Agar penggunaan sesuai dengan maknanya, frasa be used to bisa kita terjemahkan 'terbiasa' seperti contoh kalimat di atas.

Secara ringkas, makna dari used to dan be used to sebagai berikut:

Kedua frasa ini merujuk pada suatu kebiasaan yang membedakan adalah situasinya.

Used to ber makna: dulunya biasa tapi sekarang tidak lagi
Be used to bermakna: dulunya aneh atau asing, tidak biasa, tapi sekarang sudah terbiasa


Selanjutnya kita beralih pada penggunaan used to dan be used to berikut ini.


Penggunaan

Agar dapat menggunakan kedua frasa ini dengan tepat, ada beberapa situasi yang perlu diperhatikan yaitu kapan dan merujuk pada apa.


used to
Kita menggunakan used to ketika berbicara atau menuliskan sesuatu mengenai kegiatan atau keadaan yang biasa atau secara rutin terjadi di masa lalu, tapi di beberapa kurun waktu kedepan atau masa sekarang tidak terjadi lagi. Jadi bisa kita katakan, dulu biasa tapi sekarang tidak lagi.

Kalimat dengan used to selalu merujuk pada masa yang sudah berlalu.

Misalnya,

I used to have short hair, but now I have long hair.
Aku dulu memiliki rambut panjang, tapi sekarang rambutku panjang.

He used to go to school on foot, but now he goes to school by car.
Dia dulu pergi ke sekolah jalan kaki, tapi sekarang dia pergi ke sekolah naik mobil.

I used to live in Banjarmasin but now I live in Semarang.
Aku dulu tinggal di Banjarmasin, tapi sekarang aku tinggal di Semarang.


be used to
Kita menggunakan  be used to ketika kita membicarakan kejadian atau keadaan yang di masa lalu terasa asing atau aneh, tapi sekarang hal tersebut di beberapa kurun waktu kedepan tidak terasa aneh atau asing lagi karena sudah terbiasa. Singkatnya, dulunya aneh tidak biasa tapi sekarang sudah terbiasa

Kalimat dengan used to tidak hanya merujuk pada masa yang sudah berlalu, tapi jupa masa sekarang dan masa yang akan datang.

Misalnya

Masa sekarang

I am used to eating breakfast before doing my all activities
Saya terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

She doesn't complain about staying here because she is used to the weather. 
Dia tidak mengeluh tinggal disini karena dia terbiasa dengan cuacanya.


Masa lalu

It was difficult when I first talked to my schoolmates because I wasn't used to speaking Javanese.
Sulit rasanya waktu pertama kali aku bicara dengan teman sekolahku karena aku belum terbiasa bicara bahasa Jawa.


Masa akan datanng

Soon I will be used to driving a car. So, you won't so worry about me.
Tak lama aku akan terbiasa mengemudikan mobil. Jadi kamu tak perlu mengkhawatikan aku.


Terakhir, kita akan lihat bentuk penulisannya used to dan be used to dalam kalimat seperti dijelaskan dalam catatan berikut:


Bentuk

Bentuk merujuk bagaimana kita menuliskan sebuah kalimat dengan menggunakan frasa used to dan be used to. Pada bagian ini kita akan melihat bentuk kalimat positif, kalimat negatif dan pertanyaan interogatif.


Used To
Seperti yang telah dijelaskan diatas, kalimat dengan menggunakan used to selalu menggunakan bentuk penulisan yang merujuk masa lalu (past tense). Oleh karena itu, kita akan mendapati ciri-ciri kalimat past tense seperti used, didn't, dan did.

Positif
Untuk membuat kalimat positif, setelah frasa used to, kita tambahkan kata bentuk dasar (infinitive) tanpa to seperti fly, eat, be, have, read, get up dan lainnya

Misalnya.

I used to fly a kite.
Aku dulu biasanya bermain layangan.

My brother used to eat meat.
Kakakku dulu biasanya makan daging.

My sister used to have a cat.
Adikku dulunya mempunyai kucing.

Linda used to read comic books
Linda dulunya biasa membaca buku komik.

Jack used to get up early in the morning
Jack dulunya biasa bangun awal di pagi hari.


Negatif
Sedangkan, untuk membuat kalimat negatif, kamu cukup mengganti frasa used to dengan didn't use to dalam kalimat tersebut.

Misalnya.

I didn't use to fly a kite.
Aku dulu biasanya tidak bermain layangan.

My brother didn't use to eat meat.
Kakakku dulu biasanya tidak makan daging.

My sister didn't use to have a cat.
Adikku dulunya tidak mempunyai kucing.

Linda didn't use to read comic books.
Linda dulunya biasa tidak membaca buku komik.

Jack didn't use to get up early in the morning.
Jack dulunya biasa tidak bangun awal di pagi hari.


Interogatif
Untuk membuat pertanyaan interogatif, awali pertanyaan dengan kata did, lalu subjeknya. Kemudian diikuti dengan kata use to dan kata dasar tanpa to.

Misalnya,

Did you use to fly a kite?
Apakah kamu dulu biasanya bermain layangan?

Did your brother use to eat meat?
Apakah kakakmu dulu biasanya makan daging?

Did your sister use to have a cat?
Apakah adikmu dulunya mempunyai kucing?

Did Linda use to read comic books?
Apakah Linda dulunya biasanya membaca buku komik?

Did Jack use to get up early in the morning?
Apakah Jack dulunya biasa bangun awal di pagi hari?

Sekarang, kita akan membandingkan dengan bentuk kalimat be used to 



Be Used To
Sebelum kalimat used to hanya merujuk pada masa lalu, hal ini berbeda dengan kalimat dengan be used to yang tidak hanya dapat merujuk pada masa lalu tapi juga masa sekarang dan masa yang akan datang.

Pada kalimat dengan used to, setelah used to diikuti dengan kata dasar (infinitive) tanpa to, hal ini tidak sama dengan be used to yang dapat diikuti dengan kata benda atau kata berakhiran -ing (gerund)


Positif
Untuk membuat kalimat positif dengan be used to, kita perlu mengetahui bahwa kata be dapat berubah sesuai dengan rujukan waktunya dan subjek dari kalimat tersebut.

Masa sekarang
be berubah menjadi am apabila subjeknya I
be berubah menjadi is apabila subjeknya he, she dan it
be berubah menjadi are apabila subjeknya you, they dan we

Masa lalu
be berubah menjadi was apabila subjeknya I, she, he dan it
be berubah menjadi were apabila subjeknya you, they dan we

Masa yang akan datang
be tidak berubah. Jadi kata be tetap be.


Misalnya,

Masa sekarang

I am used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (sekarang) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They are used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (sekarang) terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She is used to the weather.
Dia (sekarang) terbiasa dengan cuacanya.


Masa lalu

I was used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (dulu) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They were used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (dulu) terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She was used to the weather.
Dia (dulu) terbiasa dengan cuacanya.


Masa akan datang

I will be used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (nantinya akan) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They will be used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (nantinya akan) terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She will be used to the weather.
Dia (nantinya akan) terbiasa dengan cuacanya.


Negatif
Untuk membuat kalimat negatif dengan be used to, kita hanya perlu menambahkan kata not setelah yang dijelaskan terperinci di bawah ini:

Masa sekarang
Setelah kata is, am, atau are tambahkan kata not

Masa lalu
Setelah kata was, atau were tambahkan kata not
Masa yang akan datang
Setelah kata will tambahkan kata not


Misalnya.
Masa sekarang

I am not used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (sekarang) tidak terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They are not used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (sekarang) tidak terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She is not used to the weather.
Dia (sekarang) tidak terbiasa dengan cuacanya.


Masa lalu

I was not used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (dulu) tidak terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They were not used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (dulu) tidak terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She was not used to the weather.
Dia (dulu) tidak terbiasa dengan cuacanya.


Masa akan datang

I will not be used to eating breakfast before doing my all activities
Saya (nantinya) mungkin tidak akan terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas.

They will not be used to sleeping before 9 o'clock.
Mereka (nantinya) mungkin tidak akan terbiasa tidur sebelum pukul 9.

She will not be used to the weather.
Dia (nantinya) mungkin tidak akan terbiasa dengan cuacanya.


Interogatif
Untuk membuat sebuah pertanyaan intergatif dengan be used to, kita mengawali pertanyaan sesuai dengan rujukan waktunya dan subjek dari kalimat tersebut.

Masa sekarang
Awali pertanyaan dengan am apabila subjeknya I
Awali pertanyaan dengan is apabila subjeknya he, she dan it
Awali pertanyaan dengan are apabila subjeknya you, they dan we

Masa lalu
Awali pertanyaan dengan was apabila subjeknya I, she, he dan it
Awali pertanyaandengan were apabila subjeknya you, they dan we

Masa yang akan datang
Awali pertanyaan dengan will berlaku untuk semua subjek


Misalnya.

Masa sekarang

Are you used to eating breakfast before doing your all activities?
Apakah kamu (sekarang) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas?

Are they used to sleeping before 9 o'clock?
Apakah mereka (sekarang) terbiasa tidur sebelum pukul 9?

Is she used to the weather?
Apakah dia (sekarang) terbiasa dengan cuacanya?


Masa lalu

Were you used to eating breakfast before doing my all activities?
Apakah kamu (dulu) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas?

Were they used to sleeping before 9 o'clock?
Apakah mereka (dulu) terbiasa tidur sebelum pukul 9?

Was she used to the weather?
Apakah dia (dulu) terbiasa dengan cuacanya?


Masa akan datang

Will you be used to eating breakfast before doing my all activities?
Apakah kamu (nantinya akan) terbiasa makan pagi sebelum melakukan segala aktivitas?

Will they be used to sleeping before 9 o'clock?
Apakah mereka (nantinya akan) terbiasa tidur sebelum pukul 9?

Will she be used to the weather.?
Apakah dia (nantinya akan) terbiasa dengan cuacanya?


Sekedar menyegarkan pikiran, kita menggunakan used to apabila bermakna: dulunya biasa tapi sekarang tidak lagi, sedangkan, be used to apabila bermakna: dulunya aneh atau asing, tidak biasa, tapi sekarang sudah terbiasa.

Demikianlah catatan ringkat mengenai penggunaan used to dan be used to dipandang dari sisi makna, penggunaan dan bentuknya. Semoga dapat menjawab rasa ingin tahu sobat.

Terima kasih saya ucapkan buat sobat langit biru yang sudah menyempatkan diri untuk mampir dan membaca artikel ini. Sampai bersua kembali dengan artikel lainnya.


2 Responses to "3 Hal yang Perlu Diketahui agar Memahami Perbedaan Used to dan Be Used To "

  1. makasih kak, sangat membantu sekali. entah kenapa baru sekali belajar disini langsung paham. sip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for your feedback. Glad to hear it from you.

      Delete

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel