Kenalilah Tanda Baca dalam Bahasa Inggris agar Kamu Dapat Menulis dengan Benar



saya merasa kesulitan ketika mempelajari bahasa inggris ujar salah satu murid bagi sebagian besar pemula pembelajar bahasa Inggris beranggapan bahwa mempelajari bahasa Inggris itu tidak mudah sukar rumit dan sepertinya mustahil untuk dipelajari mereka terkadang berputus asa tatkala mereka berhadapan dengan bahasa Inggris terkadang ada pula yang akhirnya memutuskan berhenti mempelajarinya

pertanyaannya yang mungkin mucul diantaranya:
kenapa banyak dari kita mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris
kenapa rasanya sulit mempelajari bahasa Inggris

pertanyaannya adalah kenapa banyak dari kita mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris untuk menjawab pertanyaan ini cukup sederhana kita tidak perlu kiat kiat khusus apalagi mengeluarkan jurus jurus pamungkas jawabannya adalah jangan mempelajarinya mungkin sobat bertanya dalam hati apa maksud jawaban saya saya akan menuliskannya dalam artikel berbeda

Setelah membaca teks di atas, apa yang sobat rasakan? Apakah sobat merasa lelah setelah membacanya? Apakah sobat memerlukan sedikit upaya untuk membacanya? Apakah sobat merasa mudah memahami teks tersebut? Apakah ada yang kurang dalam teks tersebut?


Jawaban sobat dari deretan pertanyaan di atas menjelaskan bahwa catatan yang saya tuliskan di bawah ini penting untuk dimengerti, dan lebih dari itu, catatan ini penting untuk kita terapkan dalam tulisan kita.

Dalam bahasa lisan, tatkala kita mengujarkan sesuatu, kita biasanya menggunakan jeda atau intonasi suara tinggi dan rendah, agar apa yang kita katakan terdengar jelas maksudnya serta memudahkan untuk dimegerti oleh lawan bicara kita.

Hal yang serupa juga berlaku dalam bahasa tulisan. Ketika kita membaca sebuah teks, kita tidak dapat melihat jeda ataupun mendengar intonasi suara tinggi dan rendah.

Oleh karena itulah, kita perlu membubuhkan tanda baca ketika kita 'berbicara' dalam bahasa tulisan.

Dengan tanda baca yang kita sematkan pada sebuah teks, para pembaca seolah-olah dapat mendengarkan jeda serta suara tinggi dan rendah dari apa yang kita tuliskan pada tulisan kita.

Dengan kata lain, tanda baca akan membantu dan memudahkan pembaca untuk memahami sebuah teks.

Berbicara mengenai tanda baca, di dalam bahasa Inggris disebut punctuation, tanda baca yang paling sering digunakan dalam kalimat-kalimat bahasa Inggris meliputi huruf besar dan titik, tanda tanya, tanda seru, koma, titik dua dan titik koma, dan tanda petik.

Dalam penggunaannya, tanda baca terdiri dari beberapa aturan dan kesepakatan. Ada beberapa aturan tanda baca yang harus diikuti, tapi ada pula kesepakatan penggunaan tanda baca yang memberikan penulis banyak ruang untuk memilih.

Penggunaan Tanda Baca Bahasa Inggris
Penggunaan Tanda Baca Bahasa Inggris - langitbirukata.com


Berikut catatan mengenai tanda baca yang dapat sobat sematkan dalam tulisan kamu:

Tanda Baca Bahasa Inggris

Semua tanda baca dalam bahasa Inggris baik itu tanda titik, tanda tanya, tanda seru, tanda koma, tanda titik dua, tanda titik koma, tanda petik, ataupun tanda baca lain dituliskan tanpa jeda atau spasi. Dengan kata lain, tanda baca melekat pada kata terakhir.


Huruf Besar dan Tanda Titik (.)

Ketika kita mengutarakan sesuatu secara lisan, terkadang kita perlu berhenti barang satu atau dua detik sebelum kemudian kita melanjutkan ujaran kita. Demikian pula dalam menuliskan kalimat-kalimat, kita perlu berhenti untuk beberapa saat sebelum melanjutkan pada kalimat berikutnya.

Kenapa kita perlu berhenti sejenak ketika kita membaca suatu bacaan?

Pertama, kita tentunya akan merasa lelah apabila membaca setiap kata yang tertulis secara terus menerus tanpa berhenti. Dengan tanda titik, kita mempunyai waktu istirahat sejenak sebelum melanjutkkan membaca kata-kata berikutnya.

Berikutnya, dengan berhenti sejenak, kita akan memiliki waktu beberapa saat untuk mencerna setiap  kata dari bacaan yang sudah kita baca sehingga kita dapat memahami teks bacaan tersebut.

Dalam bahasa Inggris ala orang Inggris, tanda titik dinamakan full stop. Sedangkan orang Amerika menyebutkannya period. Namun, ada pula yang menamakannya dot,

sementara huruf besar dalam bahasa Inggris disebut capital letter,


Mengawali dan mengakhiri sebuah kalimat
Huruf besar pada umumnya dituliskan ketika kita mengawali sebuah kalimat dan  menuliskan tanda baca titik (.) ketika kita mengakhiri sebuah kalimat.

Misalnya,

We went to Semarang last year. We were really surprised that it was so fun to travel around the downtown.

The Dugderan festival takes place in Semarang every year. The festival is held to welcome the coming Ramadan month. It attracts some tourists either locals or outsiders.


Mengawali inisial nama
Selain dituliskan untuk mengawali sebuah kalimat, huruf besar juga digunakan dengan menuliskannya pada huruf awal nama-nama kata benda, yang meliputi nama orang (termasuk gelar orang tersebut), nama negara, nama kota, nama tempat dan nama bahasa, nama hari, nama bulan, nama hari besar serta nama tempat geografis.

Kenapa kita perlu menuliskan huruf besar pada sebuah kata, terutama nama? Untuk menjawabnya, saya memberikan dua contoh  kalimat berikut.

1. I am looking for hope.
2. I am looking for Hope.

Apakah perbedaan dari dua kalimat di atas? Tentunya seperti yang terlihat, perbedaannya terletak pada penulisan kata hope.

Pada kalimat pertama, kata hope dituliskan dengan huruf kecil, sedangkan pada kalimat kedua, kata diawali dengan menuliskan huruf besar. Pada kata hope yang dituliskan dengan huruf kecil memiliki arti sebagaimana kata tersebut, yaitu harapan. Berbeda dengan kata Hope yang dituliskan dengan awalan huruf besar menunjukkan bahwa kata ini adalah sebuah nama. Maka, apabila mengartikannya dalam bahasa Indonesia akan menjadi:

Aku mencari (hope) harapan.
Aku mencari (Hope) nama seseorang.

Seperti yang kita lihat, betapa pentingnya kita menuliskan huruf besar pada sebuah kata karena penulisan huruf besar menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam sebuah kalimat.

Lantas, bagaimanakan menuliskan huruf besar pada nama-nama yang telah diutarakan di atas? Kita dapat melihatnya dalam beberapa contoh penggunaan huruf besar pada nama sebagai berikut:

Dr David James is the consultant at Hope Hospital.

They are planning a long holiday in New Zealand.

Can she speak Javanese?

The next meeting of the group will take place on Thursday.

What plans do you have for Chinese New Year?


Menuliskan Judul
Disamping yang telah disebutkan di atas, huruf besar juga digunakan untuk menuliskan judul buku, judul majalah, judul koran, judul drama, judul film, judul lagu.dan judul media lainnya.

Misalnya,

Oliver is a musical based on the novel ‘Oliver Twist’ by Charles Dickens.

The Jakarta Post is a daily English language newspaper in Indonesia.

They are performing Beethoven’s Sixth Symphony.

Di samping digunakan untuk mengakhiri kalimat, tanda titik digunakan pada inisial sebuah nama, misalnya,

G. W. Dwyer

David A. Johnston, Accountant


Tanda Tanya (?) dan Tanda Seru (!)

Dalam bahasa lisan, ketika kita mengajukan sebuah pertanyaan atau mengungkapkan suatu seruan, kita biasanya menaikkan intonasi suara kita atau merendahkan intonasi suara kita. Hal ini pun berlaku tatkala kita menuliskan sebuah pertanyaan atau sebuah seruan dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa tulisan, kita menggunakan tanda tanya dan tanda seru. Dalam bahasa Inggris tanda tanya disebut question mark, sedangkan tanda seru dinamakan exclamation mark.

Seperti namanya, tanda tanya menandakan bahwa kalimat yang kita tuliskan merupakan sebuah pertanyaan. Hal serupa juga berlaku pada tanda seru, kita menggunakan tanda seru untuk menandakan kalau kata, frasa atau kalimat tersebut merupakan sebuah bentuk seruan.

Sewaktu kita menggunakan tanda tanya atau tanda seru, kita tidak perlu lagi menuliskan tanda titik di akhir kalimat tersebut.

Contoh penggunaan tanda tanya berikut ini.

Are you thirty?  
Why do they make so many mistakes?  
Where have you been?  
So you’re Harry’s cousin?

Kita dapat menggunakan tanda seru untuk menunjukkan suatu seruan, instruksi, atau perintah entah itu berbentuk ungkapan, frasa atau klausa.

Contoh penggunaan tanda seru berikut ini.

Oh my God!
Open your book!
Listen to me!
Do it right now!

Catatan khusus
Dalam penulisan bahasa Inggris tidak formal, biasanya kita sering temukan dalam sebuah buku cerita, cerita pendek atau novel, kita menemukan penggunaan tanda seru lebih dari satu kali.

Misalnya,

Oh no!!! Please don’t ask me to call her. She’ll talk for hours!!!


Tanda Koma (,)

Seperti yang telah saya utarakan di atas, ketika kita mengutarakan sesuatu secara lisan, terkadang kita perlu berhenti beberapa saat sebelum kemudian kita melanjutkan ujaran kita. Demikian pula dalam menuliskan kalimat-kalimat, kita perlu berhenti sebelum melanjutkan pada kalimat berikutnya.

Serupa dengan penggunaan tanda baca titik yang menandakan sebuah jeda, tanda koma pun digunakan untuk memberi tanda pada pembaca untuk berhenti sejenak. Perbedaannya, mungkin, kalau tanda titik memberikan waktu sedikit lebih lama dibandingkan dengan tanda koma. Dalam bahasa Inggris, tanda koma disebut comma.

Berbicara mengenai tanda baca, tanda koma adalah tanda baca yang mungkin paling sering dan paling banyak kita gunakan ketika menuliskan sebuah teks bahasa Inggris. Karena itu, penggunaan tanda baca ini perlu kita cermati dengan seksama agar tepat penggunaannya sebagaimana catatan berikut ini.


Memisahkan daftar kumpulan kata
Apabila kita menuliskan perincian dengan deretan kata atau frasa dalam sebuah kalimat, kita perlu menggunakan tanda baca koma untuk memisahkan deretan kumpulan kata atau frasa tersebut.

Contoh penggunaan tanda koma untuk memerinci kumpulan kata atau frasa berikut ini.

It’s important to write in clear, simple, accurate words.

They were more friendly, more talkative, more open than last time we met them.


Dalam bahasa Inggris ala Inggris, tanda koma tidak digunakan, terutama sebelum kata and.

Misalnya,

They travelled through Bulgaria, Slovakia, the Czech Republic and Poland.

We took bread, cheese and fruit with us.


Sebaliknya, dalam penulisan bahasa Inggris ala Amerika, tanda koma digunakan sebelum kata and.

Misalnya,

They travelled through Bulgaria, Slovakia, the Czech Republic, and Poland.

We took bread, cheese, and fruit with us.


Memisahkan kata-kata atau frasa
Selain penggunaan di atas, tanda koma digunakan untuk memisahkan kata-kata atau frasa dari bagian lainnya dalam kalimat untuk memberi tanda pada pembaca agar berhenti membaca sejenak.

Misalnya,

I can’t tell you now. However, all will be revealed tomorrow at midday.

We had, in fact, lost all of our money.

James, our guide, will accompany you on the boat across to the island.



Memisahkan kata penghubung diantara klausa
Ketika beberapa klausa induk dihubungkan dengan kata sambung seperti and, or, but, kita tidak menggunakan tanda koma jika klausa-klausa tersebut memiliki subyek yang sama;

Misalnya klausa dengan subyeknya sama,

They were very friendly and they invited us to their villa in Portugal.

Footballers these days earn more money but they are fitter and play many more matches,


tapi sebaliknya, jika klausa-klausa tersebut  memiliki subyek yang berbeda, kita menggunakan tanda koma.

Misalnya klausa dengan subyeknya berbeda,

It was an expensive hotel in the centre of Stockholm, but we decided it was worth the money.

My mother cooks for our dinner, and my sister helps her.


Memisahkan klausa-klausa
Ketika sebuah klausa anak dituliskan mendahului sebuah klausa induk, kita biasanya menggunakan tanda koma untuk memisahkan antara klausa anak dan klausa induk tersebut. Akan tetapi terkadang kita tidak menggunakan tanda koma apabila klausa tersebut pendek.

Misalnya klausa anak yang diikuti klausa induk.

If you tell the truth, we will give you a hand.

If you lend me your money, I can pay my tuition.

Because we really needed your help, we tried to contact you.

If you get lost just phone us.


Ketika kita menambahkan frasa, klausa anak pada kalimat bahasa Inggris kita, yang berfungsi untuk memberikan informasi lebih detil dan terperinci, kita menggunakan tanda koma untuk memisahkan frasa ataupun klausa tersebut.

Misalnya penambahan frasa atau klausa,

You do need to wear a darker jacket, if I may say so.

To be honest, I thought they were very rude.


Kita menggunakan tanda koma apabila kita menuliskan sebuah klausa yang tidak mendefinisikan sebuah kata benda atau frasa nomina. Klausa tersebut memberikan informasi tambahan yang tidak terlalu signifikan pada sebuah kata benda atau frasa nomina. Klausa ini dianggap tidak terlalu penting karena apabila kita menghapusnya dari kalimat tersebut, maksud dari kalimat tersebut masih tetap dan tidak berubah.

Misalnya,

The ambulance, which arrived after just five minutes, took three people to the hospital immediately.

Hong Kong, where the first ASEAN meeting was held, is a very different city now.

The storm, lasting as it did for several days, caused serious damage to villages near the coast.


Sebaliknya, kita tidak menggunakan tanda koma apabila klausa tersebut berfungsi mendefinisikan. Keberadaan klausa ini penting dalam sebuah kalimat sehingga apabila kita menghapus klausa tersebut berpengaruh pada arti pada kalimat tersebut.

Misalnya,

Barcelona was the Spanish city that was selected for the Olympic Games.

The one who took my wallet is my brother.


Memisahkan tag dari pertanyaan-nya
Kita menggunakan tanda koma untuk menandakan bahwa kalimat tersebut merupakan question tag dengan memisahkan kalimat deklaratif dari tagnya.

Misalnya,

They are going to the party, aren’t they?

You watched the football match, didn't you?


Memisahkan respon pertanyaan ya atau tidak
Kita menggunakan tanda koma sebagain pemisah antara respon ya dan tidak dari bagian lanjutan jawaban lengkapnya.

Misalnya,

Yes, I'd love to.

No, thank you. I’ve already eaten too much.


Memisahkan ungkapan perintah, pemarkah, dan seruan
Tanda koma dapat pula digunakan untuk ungkapan perintah, pemarkah, dan seruan sebagai pemisah dengan kata-kata lainnya dalam kalimat tersebut.

Misalnya,

Open the door for them, Kayleigh, can you. Thanks. (perintah)


Well, what do you think we should do about it? (pemarkah)

Wow, that sounds really exciting. (seruan)


Mengawali atau mengakhiri kalimat lansung 
Untuk menandakan kata-kata berikutnya adalah sebuah kalimat atau petikan langsung, kita menggunakan tanda koma dalam kalimat tersebut.

Misalnya,

He said in his opening speech, "Now is the time to plan for the future."

She said stutterly, "I need to talk you."

Ketika sebuah kalimat langsung dituliskan lebih dahulu, kita menggunakan tanda koma untuk mengakhiri kalimat langsung sebelum tanda petik.

Misalnya,

"We don’t want to go on holiday to the same place every year," he said impatiently.

"I don't have any idea what to do next," she replied.


Tanda Titik Dua (:)

Tanda titik dua, atau dalam bahasa Inggris disebut colon, memiliki fungsi sama seperti tanda titik dan tanda koma yaitu untuk memberi waktu sejenak untuk pembaca. Selain dari pada itu, tanda titik dua menunjukkan bahwa kata-kata setelah tanda ini penting untuk disimak. Berikut catatan penggunaan dari tanda titik dua:

Kita dapat menggunakan tanda titik dua ketika kita akan menyebutkan daftar deretan urutan kata, frasa atau klausa.

Misalnya,

There are three main reasons to be a top student: persistence, perseverence and dilligence.

Students of university should: attend all lectures and tutorials, meet deadlines for written work and contribute to tutorials and seminars.

Selanjutnya, kita juga dapat menggunakan tanda titik dua untuk memisahkan judul utama dari sub judul pada artikel, buku, film atau media lainnya.

Misalnya,

Life in Provence: A Personal View
Everest: The Last Frontier

Kita dapat pula menggunakan tanda titik dua yang dituliskan di antara dua klausa induk, dimana klausa kedua merupakan penjelasan lebih dari klausa pertama.

Misalnya,

Try to keep your flat clean and tidy: it will sell more easily.
Life is like a puzzle: half the fun is in trying to work it out.

Sama halnya dengan tanda koma, kita dapat pula menggunakan tanda titik dua untuk mengawali sebuah kalimat langsung, tapi tidak untuk mengakhirinya

Misalnya

Then he said: "I really cannot help you in any way."
She said loudly: "I don't want to see you anymore."


Tanda Titik Koma (;)

Tanda titik koma, dalam bahasa Inggris disebut semi colon, memberi waktu jeda seperti halnya tanda koma; Namun, lebih kuat. Akan tetapi tidak lebih kuat dari tanda titik. Tanda titik dua berguna untuk menghindari penggunaan tanda koma yang berlebihan pada sebuah teks. Berikut beberapa penggunaan tanda titik koma:

Tanda titik koma dapat digunakan untuk daftar urutan kata yang terdiri lebih dari satu jenis atau kategori sebagai penganti tanda baca koma.

Misalnya,

The members of Noah band are Ariel, vocalist; David keyboardist; Lukman, guitarist; Reza, drummer; and Uki, guitarist.

The four venues will be: Middleton Hall, Manchester; Highton House, Liverpool; Marsden Hall, Leeds; and the Ashton Centre, Sheffield.


Terkadang, kita dapat menggunakan tanda titik koma mengantikan tanda titik ketika memisahkan dua klausa induk. Dalam hal ini, kedua klausa tersebut secara arti berhubungan, tapi dibedakan secara tata bahasa.

Misalnya,

Indonesian is spoken throughout Indonesia; in  Central Java the main language is Javanese.


Tanda titik koma mungkin saat ini jarang digunakan dalam tulisan bahasa Inggris dalam situasi semi formal..  Tanda titik dan koma lebih umum digunakan dalam situasi tersebut saat ini.


Tanda Petik (‘…’ or “…”)

Tanda Petik atau juga disebut Tanda kutip, dalam bahasa Inggris dinamakan quotation marks, meliputi tanda petik tunggal, dalam bahasa Inggris disebut apostrophe, atau single quotation, dan tanda petik ganda (atau hanya disebut tanda petik), dalam bahasa Inggris disebut double quotation mark. Kedua tanda petik ini paling sering kali digunakan secara berpasangan. Keduanya kerap kali kita temukan dalam sebuah penulisan dialog ataupun percakapan, dan beberapa penggunaan lainnya seperti berikut ini.


Tanda Petik Ganda (“…”)

Mengawali dan mengakhiri kutipan langsung.
Ketika kita menuliskan petikan ujaran secara langsung dan apa adanya, kita mengawalinya dengan tanda petik ganda dan demikian pula di bagian akhir dari petikan tersebut.

Misalnya,

"My father doesn't let me go", said Andy.
Lisa shouted loudly, "Please, go away!"


Menunjukkan judul puisi, lagu, buku dan lainnya
Untuk membedakan kata-kata yang berisi judul dengan kata-kata lainnya dalam sebuah kalimat, kita dapat menggunakan tanda petik ganda.

Misalnya

My favorite poem by Dorothy is "There Is No Other Way."

Did you read the article "Building Vocabulary"?

The first chapter in the book is "The Tall Tree."


Menunjukkan istilah teknis atau istilah khusus
Ketika suatu kata atau kumpulan masih terdengar asing bagi kebanyakan orang atau memiliki makna khusus, kita menggunakan tanda petik ganda untuk menegaskannya.

Misalnya,

It's an oil-extraction method known as "fracking."
He did some "experimenting" in his college days.
I had a visit from my "friend" the tax man.


Tanda Petik Tunggal ('…')


Menunjukkan petikan dalam petikan
Suatu kutipan apabila dituliskan dalam kutipan lainnya, maka kita menggunakan tanda petik tunggal.

Misalnya,

Jake said, "his girl friend says 'I don't want to see you any more'."

My mother said, "The baby started talking today. The baby said, 'Mama.' "

The teacher asked us, "How many of you have read the story 'The Brown Horse' in your textbook?"


Menunjukkan makna lainnya 
Ketika kita menuliskan suatu kata atau kumpulan  kita yang maknanya berkebalikan atau bukan makna sebenarnya, kita menggunakan tanda petik tunggal untuk menandainya.

Misalnya,

Micheal is going to 'talk' to his brother this afternoon. 

His lecture was 'very interesting'.


Penggunaan tanda petik tunggal dan tanda petik ganda pada dasarnya hampir sama. Perbedaannya bergantung dari situasi dan konteksnya.

Namun, ada beberapa kondisi kita hanya dapat menggunakan tanda petik tunggal tidak berpasangan.


Menunjukkan kepemilikan
Ketika kita menuliskan suatu kepemilikan yang melekat pada nama sesuatu atau seseorang, kita menggunakan tanda petik tunggal.

Misalnya

 Jack's car 
Mobilnya Jack

Anis" cat
Kucingnya Anis


Menyingkat dua kata
Dalam bahasa Inggris semi formal,  dua kata dihubungkan seolah-olah menjadi satu dengan menyingkatnya.  Untuk melakukan hal ini, kita menggunakan tanda petik tunggal.

Misalnya,

do not disingkat don’t
They don’t like sea food.

it is disingkat it’s
It’s very hot here.

is not disingkat isn’t
Isn’t that such a good idea?

you have disingkat you’ve
You’ve broken my heart

cannot disingkat can’t
She can’t see without her glasses.

will not disingkat won’t
She won’t leave you.

let us disingkat let's
Let's get out of here.

I would disingkat I'd
I'd rather stay here.



Catatan

Dalam penggunaannya, orang Amerika lebih seringnya menggunakan tanda petik ganda sebagai pilihan pertama dibandingkan menggunakan tanda petik tunggal; sebaliknya, orang Inggris lebih sering menggunakan tanda petik tunggal dari pada tanda petik ganda.

Sebagai ringkasan, kita perlu membubuhkan tanda baca pada tulisan kita sehingga pembaca tulisan kita dapat "melihat" atau "mendengar" rendah atau tingginya intonasi dari kata-kata yang kita tuliskan. Sebagai penutup, saya akan menambahkan tanda baca dari teks yang telah sobat baca di awal artikel ini. Sekarang, rasakan dan bandingkan dengan sebelumnya.

"Saya merasa kesulitan ketika mempelajari bahasa Inggris," ujar salah satu murid. Bagi sebagian besar pemula pembelajar bahasa Inggris beranggapan bahwa mempelajari bahasa Inggris itu tidak mudah, sukar, rumit, dan sepertinya mustahil untuk dipelajari. Mereka terkadang berputus asa tatkala mereka berhadapan dengan bahasa Inggris. Terkadang, ada pula yang akhirnya memutuskan berhenti mempelajarinya.

Pertanyaannya yang mungkin mucul diantaranya:
Kenapa banyak dari kita mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris?
Kenapa rasanya sulit mempelajari bahasa Inggris?

Untuk menjawab pertanyaan ini cukup sederhana, kita tidak perlu kiat-kiat khusus, apalagi mengeluarkan jurus jurus pamungkas. Jawabannya adalah jangan mempelajarinya. Mungkin sobat bertanya dalam hati apa maksud jawaban saya; Saya akan menuliskannya dalam artikel berbeda.

Demikian catatan singkat mengenai tanda baca bahasa Inggris agar nantinya kita dapat menulis lebih baik.

Terima kasih atas waktu sobat yang telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Semoga menjawab rasa ingin tahu sobat. Sampai berjumpa dengan artikel lainnya.


0 Response to "Kenalilah Tanda Baca dalam Bahasa Inggris agar Kamu Dapat Menulis dengan Benar "

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel