3 Dimensi dari Present Perfect Tense yang Sepatutnya Kamu Ketahui


Meskipun nama dari tense ini adalah present perfect dan diawali dengan kata present, hal ini tidak berarti merujuk pada waktu sekarang. Lantas kenapa namanya present perfect kalau tidak merujuk pada waktu sekarang?

Kata present di sini hanya merujuk pada penulisan nama tense bukan pada fungsi atau kegunaannya. Penamaan present digunakan lantaran bentuk penulisan setelah subjek adalah kata has atau have yang merupakan bentuk present dari kata have itu sendiri dan bukan had.

Pada umumnya, kita menggunakan kalimat present perfect untuk mengungkapkan suatu kegiatan atau kejadian yang dilakukan atau terjadi di waktu lampau, atau sebaliknya belum dilakukan atau belum terjadi. Namun, waktu lampau yang dimaksudkan di sini tidak diketahui atau tidak dikatakan secara tepat entah itu karena lupa atau memang karena tidak ingin mengutarakannya. Singkatnya, waktu ini disebut waktu yang tidak spesifik.

Sebelum kita lanjutkan pembahasannya lebih dalam, mari kita sedikit mengingat kembali mengenai tenses.

Seperti yang sudah ditulis pada catatan saya sebelumnya, ketika kita berbicara mengenai tenses, itu artinya kita berbicara sesuatu yang bertalian erat dengan waktu.

Tenses, seperti yang telah saya kupas dalam Cara Sederhana Memahami Tenses Bahasa Inggris, adalah perubahan bentuk yang terjadi pada sebuah kata kerja (verb), atau kata kerja bantu (auxiliary verb) ataupun kata kerja bantu (modal verb) yang menyesuaikan dengan suatu waktu yang kita maksudkan kepada pembaca atau pendengar.

Ditilik dari namanya present perfect tense mempunyai makna penanda waktu yang merujuk pada waktu yang telah berlalu dan menunjukkan suatu kegiatan atau kejadian yang telah dilakukan atau terjadi meskipun tense ini mengandung kata present.

Secara harfiah, present perfect tense terdiri dari tiga kata pembentuk. Tense berarti penanda waktu (terlihat pada perubahan bentuk predikatnya) dan present berarti saat ini. Sedangkan perfect adalah sebuah kegiatan atau peristiwa yang telah usai atau selesai dilakukan.

Present Perfect Tense
Present Perfect Tense - langitbirukata.com

Dengan kata lain, ketika sobat berkata atapun menuliskan sebuah kalimat menggunakan present perfect tense, itu artinya kamu ingin memberitahukan pada pendengar atau pembaca kalau suatu kegiatan atau kejadian ujaran tersebut dilakukan atau terjadi di masa lalu yang tidak disebutkan secara pasti atau kapan tepatnya dilakukan atau terjadi.

Meskipun present perfect tense merujuk pada suatu kegiatan atau kejadian yang dilakukan atau terjadi di waktu lalu, kalau dilihat dari penggunaannya, tense ini ternyata tidak hanya menunjukkan pada waktu silam, tapi juga terdapat fungsi dan kegunaan lainnya.

Agar sobat mengerti Present Perfect tense secara komprehensif, bukan sekedar hafal rumusnya semata, sebaiknya kita melihat 3 dimensi dari sebuah Present Perfect Tense:

1. Bentuk
2. Penggunaan
3. Makna



1. Bentuk (Form)

Kita bisa mengetahui dan mengidentifikasi present perfect tense dari sebuah kalimat dengan melihat bentuk(form) penulisan pola kalimat tersebut. Bentuk (form) dari kalimat present perfect tense bisa diamati dari predikat dari kalimat tersebut.

Ciri-ciri utama, dan paling umum, dari dari sebuah kalimat dengan present perfect tense adalah terdapat kata has atau have dalam kalimat tersebut. Jadi bila kita mendapati kata has atau have dalam sebuah kalimat, maka kita bisa memastikan kalau kalimat tersebut berbentuk present perfect tense.

Selain dari yang disebutkan sebelumnya, penulisan bentuk kata setelah kata has atau have bergantung jenis predikatnya. Apakah predikatnya dalam bentuk kata kerja, atau bukan kata kerja? Karena hal ini menentukan bagaimana nantinya bentuk cara penulisannya dalam sebuah kalimat present perfect tense.

Penjelasan mengenai penulisan present perfect tense akan dikupas lebih terperinci berdasarkan predikatnya:

Kata kerja
Bukan kata kerja

Kita mulai catatan ini dengan mengupas kalimat present perfect  tense dengan predikat kata kerja.

Predikat Kata Kerja

Bila kata has atau have diikuti kata kerja participle atau kata kerja bentuk ke 3 seperti, eaten, drunken, read, come, thought, understood, written, sent dan kata kerja participle lainnya,

Hal-hal tersebut di bawah ini tidak boleh dilakukan.

Jangan menambahkan is, am, atau are.setelah has atau have.
Misalnya, I am have sent the package.
    
Jangan menambahkan akhiran -ing setelah kata kerja.
Misalnya, I have senting the package.

Jangan menambahkan awalan -to setelah kata kerja.
Misalnya, I have to sent the package.

Jangan menambahkan akhiran -s atau -es pada kata kerja.
Misalnya, I have sents the package. 


Berikutnya kita akan kupas lagi bagaimana bentuk kalimat present perfect tense berdasarkan:

Kalimat positif
Kalimat negatif
Pertanyaan interogatif

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, semua subjek dalam kalimat present perfect tense ditandai dengan adanya kata  has atau have baik itu dalam kalimat positif, negatif atau interogatif. Penjelasan lebih rinci mengenai ke tiga jenis kalimat tersebut sebagai berikut:


Kalimat Positif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat aktif dan positif  (+) present perfect tense dan setelah kata has atau have, kemudian diikuti kata kerja participle atau kata kerja bentuk ke tiga.
Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
I
have
taken
the medicine.
You
have
taken
the medicines.
They
have
taken
the medicines.
We
have
taken
the medicines.
She
has
taken
the medicine.
He
has
taken
the medicine.
It
has
taken
the medicine.

Apabila kalimat tersebut berbentuk kalimat pasif, tambahkan kata been dan kata kerja bentuk past participle atau lebih dikenal orang kata kerja bentuk ke 3. setelah kata  has atau have
Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
The medicine
have been
taken
by me.
The medicines
have been
taken
by you.
The medicines
have been
taken
by them.
The medicines
have been
taken
by us.
The medicine
has been
taken
by her.
The medicine
has been
taken
by him.
The medicine
have been
taken
by it.
Catatan: pada kalimat pasif kebanyakan (by me, by you, by them atau by us)/ dilakukan oleh siapa tidak dituliskan karena informasi ini tidak begitu signifikan atau tidak di anggap informasi penting.


Kalimat Negatif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat aktif dan negatif (-) present perfect tense dan setelah kata  has atau have dankata kerja participle atau kata kerja bentuk ke tiga., tambahkan kata not setelah kata has atau have.
Lebih jelah, lihat tabel dibawah ini.
I
have not
taken
the medicine.
You
have not
taken
the medicines.
They
have not
taken
the medicines.
We
have not
taken
the medicines.
She
has not
taken
the medicine.
He
has not
taken
the medicine.
It
has not
taken
the medicine.

Apabila kalimat tersebut berbentuk kalimat pasif, dan negatif (-) tambahkan kata not setelah kata has atau have atau sebelum kata been dan kata kerja bentuk past participle atau lebih dikenal orang kata kerja bentuk ke 3. Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
The medicines
have not been
taken
by me.
The medicines
have not been
taken
by you.
The medicines
have not been
taken
by them.
The medicines
have not been
taken
by us.
The medicine
has not been
taken
by her.
The medicine
has not been
taken
by him.
The medicine
has not been
taken
by it.


Pertanyaan Interogatif

Pertanyaan Interogatif selalu diawali dengan kata has atau have. Apabila pertanyaannya berbentuk kalimat aktif, setelah kata has atau have diikuti dengan subjek, kemudian kata kerja participle atau kata kerja bentuk ke tiga..

Cara mudahnya, kita mengambil dari bentuk kalimat aktif dan positif . Lalu, kita cukup menukarkan posisi subjek dan has atau have. Misalnya kalimat positifnya; She has taken the medicine. Kita menukarkan posisi she dan has atau have menjadi has atau have dan she. Untuk lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk aktif di bawah ini.
Have
I
taken
the medicine?
Have
you
taken
the medicines?
Have
they
taken
the medicines?
Have
we
taken
the medicines?
Has
she
taken
the medicine?
Has
he
taken
the medicine?
Has
it
taken
the medicine?

Apabila pertanyaannya berbentuk pasif, diawali dengan kata  has atau have setelah itu diikuti subjek kemudian be dan kata kerja past particle atau kata kerja bentuk 3. Lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk pasif berikut ini.
Have
the medicine
be sent
by me?
Have
the medicines
be sent
by you?
Have
the medicines
be sent
by them?
Have
the medicines
be sent
by us?
Has
the medicine
be sent
by her?
Has
the medicine
be sent
by him?
Has
the medicine
be sent
by it?

Predikat Bukan Kata Kerja

Apabila setelah predikat adalah bukan kata kerja seperti, at home, a student, hungry, from, married, confused, interesting dan lainnya., maka setelah kata  has atau have tambahkan kata been yang berfungsi sebagai predikatnya.



Kalimat Positif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat positif  (+) present perfect tense dan setelah kata  has atau have predikatnya bukan kata kerja. maka setelah kata has atau have, kita menambahkan be sebagai predikat dari kalimat positif tersebut.

Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
I
have
been
at home.
You
have
been
at home.
They
have
been
at home.
We
have
been
at home.
She
has
been
at home.
He
has
been
at home.
It
has
been
at home.

Kalimat Negatif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat negatif (-) present perfect tense dan setelah kata has atau have predikatnya bukan kata kerja, tambahkan kata not setelah kata  has atau have.
Lebih jelah, lihat tabel dibawah ini.
I
have not
been
at home.
You
have not
been
at home.
They
have not
been
at home.
We
have not
been
at home.
She
has not
been
at home.
He
has not
been
at home.
It
has not
been
at home.

Pertanyaan Interogatif

Pertanyaan Interogatif selalu diawali dengan kata has atau have. Apabila pertanyaannya berbentuk kalimat dan predikatnya bukan kata kerja, setelah kata has atau have diikuti dengan subjek, kemudian diikuti kata been.

Cara mudahnya, kita mengambil dari bentuk kalimat aktif. Lalu, kita cukup menukarkan posisi subjek dan has atau have. Misalnya kalimat positifnya; She has taken the medicine. Kita menukarkan posisi she dan has atau have menjadi has atau have dan she. Untuk lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk aktif di bawah ini.
Have
I
been
at home?
Have
you
been
at home?
Have
they
been
at home?
Have
we
been
at home?
Has
she
been
at home?
Has
he
been
at home?
Has
it
been
at home?




2. Penggunaan (use)

Bentuk tenses yang dituliskan diatas hanya membantu kita cara menuliskan kalimat present perfect tense, tapi tidak untuk penggunaannya.

Kapan waktu dan situasi seperti apa kita bisa menggunakan present perfect tense dalam ujaran mapun tulisan?

Meskipun sebelumnya saya mengatakan present perfect tense merujuk pada waktu masa yang telah berlalu, penggunaan present perfect tense tidak hanya bicara tentang waktu di masa lalu, tapi juga digunakan pada beberapa situasi lainnya.

Beberapa penggunaan present perfect tense diantaranya seperti terlihat pada beberapa situasi dibawah ini:



1. Waktu Tidak Spesifik

Yestersay, two days ago, last week, when I was a child, when I was 15 years old, at that time, one day dan lainnya, merupakan kata atau frasa penanda keterangan waktu yang merujuk pada satu waktu atau waktu spesifik.

Penanda waktu spesifik tersebut biasanya sering kali digunakan pada kalimat past tense, tetapi kita tidak dapat menggunakannya dalam kalimat present perfect. Dengan kata lain, kita tidak menggunakan penanda waktu spesifik pada sebuah kalimat present perfect.

Dalam sebuah kalimat present perfect, kita biasanya menggunakan.penanda waktu tidak spesifik seperti: as, ever, never, once, many times, several times, before, so far, already, yet yang kita gunakan

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

I have seen that movie ten times.

I think I have met the girl once before.

There have been many vehicles recently.

She has already read the book.

They have never seen that sophisticated computer.


2. Masa Lalu Hingga Sekarang

Selain merujuk pada satu waktu di masa lalu, kalimat present perfect dapat pula merujuk suatu kegiatan yang dilakukan di masa lalu dan terus berlanjut hingga sekarang. Kalimat present perfect dengan konteks ini biasanya didampingi dengan penanda waktu seperti for five minutes, for two hours, atau since Monday. 

Dengan syarat kata kerja yang digunakan bukan termasuk kata kerja yang biasanya digunakan pada kalimat continuous.


Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

I have had a cough for two weeks.

She has been in Semarang for ten months.

Mary has loved that man since she was in high school.

They have stayed in Indonesia for three years.


3. Pengalaman di Waktu Silam

Kita dapat menggunakan kalimat present perfect untuk menceritakan pengalaman yang pernah kita alami di waktu silam. Kalimat ini seperti kita mengatakan 'aku pernah mengalami... atau sebaliknya 'aku belum mengalami...' Kita menggunakan kata has atau have untuk menceritakan pengalaman yang dialami dalam kalimat present perfect tense.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

I have been to Semarang.

They have been to Semarang three times.

My little sister has never traveled by plane before.

My sister has never cooked herself before.


4. Perubahaan dalam Suatu Kurun Waktu

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, kita dapat menggunakan kalimat present perfect untuk mengutarakan sebuah perubahan yang terjadi dalam sekian kurun waktu yang dimulai di masa silam. Kita dapat menggunakan kata has atau have untuk mengungkapkan perubahan yang terjadi dalam beberapa kurun waktu yang terjadi mulai masa lalu.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

You have grown since the last time I saw you.

My English has really improved since I moved to UK.

Many people have become more aware of their political right.

Indonesia has become one of the biggest economy in Southeast Asia.


5. Pencapaian atau Prestasi

Penggunaan kalimat present perfect berikutnya yaitu kita menggunakannya ketika kita membicarakan sebuah pencapaian atau prestasi yang berhasil dilakukan baik itu secara individu atau sejarah umat manusia. Kita dapat menggunakan kata has atau have untuk mengungkapkan sebuah pencapaian yang terjadi pada masa lalu tanpa menyebutkannya secara tetap.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

Man has walked on the Moon.

My little brother has learned how to read.

They have climbed the highest mountain.

Doctors have cured many deadly diseases.


6. Kegiatan yang Belum Selesai

Selanjutnya, kita dapat menggunakan kalimat present perfect untuk mengatakan suatu kegiatan yang kita harapkan dilakukan atau terjadi. Namun, kegiatan tersebut belum terjadi. Kita menggunakan kata has atau have untuk menunjukkan pengalaman yang dialami dalam kalimat present perfect tense.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

My parents have still not arrived.

The rain has not stopped.

Lisa has not finished her homework yet.

Diana has not mastered English, but she can communicate.


7. Beberapa Kegiatan dalam Beberapa Waktu

Setelah penggunaan untuk kegiatan yang belum selesai, kita dapat pula menggunakan kalimat present perfect untuk mengutarakan beberapa kegiatan yang terjadi di waktu lalu dalam beberapa waktu berbeda. Pada konteks ini, kalimat present perfect menunjukkan bahwa proses kegiatan tersebut belum selesai, kemudian diikuti kegiatan lainnya. Kita menggunakan kata has atau have untuk menceritakan pengalaman yang dialami dalam kalimat present perfect tense.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

My little brother has eaten five times, but he still  feels hungry. 

We have tried many options, but all of them are in vain.

The intreviewer has asked me several questions, but I can answer one question only.

We have had many major problems while working on this project.



3. Arti atau makna (meaning)

Sebuah tenses dalam kalimat bahasa Inggris tidak hanya terdiri dari susunan kata yang membentuk suatu tenses, tapi di dalam susunan kata tersebut juga memiliki arti dan makna.

Lantas, bagaimana arti dan makna dari sebuah kalimat dengan present perfect tense? Makna sebuah kalimat present perfect tense mengikuti situasi atau penggunaan kalimat tersebut.

Seperti yang diketahui banyak orang, kata has atau have biasanya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan kata 'telah' atau 'sudah'.

Namun, dalam kata has atau have, menyiratkan makna yang sejalan dengan situasi penggunaannya dalam kalimat. Makna inilah yang akan kita cermati berdasarkan situasi penggunaan kalimat tersebut.

Beberapa arti serta makna dari kalimat present perfect tense berdasarkan situasi seperti dijelaskan dibawah ini:


1. Telah atau Pernah

Pada bagian pertama, penggunaan present perfect tense disebutkan berguna untuk menunjukkan suatu kegiatan atau kejadian yang dilakukan atau terjadi di waktu tidak spesifik. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna telah atau sudah dilakukan atau terjadi pada suatu waktu di masa lalu.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

I have seen that movie ten times.
Aku telah menonton film itu sepuluh kali.

Kalimat ini bermakna kegiatan menonton film dilakukan di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dilakukan.


I think I have met the girl once before.
Ku pikir aku pernah bertemu dengan gadis itu sebelumnya.

Kalimat ini bermakna kegiatan bertemu gadis itu terjadi di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya hal tersebut terjadi.


There have been many vehicles recently.
Telah banyak kendaraan akhir-akhir ini.

Kalimat ini bermakna bertambahnya jumlah kendaraan di mulai pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya mulai terjadinya.


She has already read the book.
Dia sudah membaca bukunya.

Kalimat ini bermakna kegiatan membaca buku tersebut dilakukan di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dilakukan.


They have never seen that sophisticated computer.
Mereka belum pernah melihat komputer secanggih itu.

Kalimat ini bermakna kegiatan belum melihat komputer canggih itu diawali pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya diawalinya.


2. Sudah dan Masih Melakukan

Pada bagian berikutnya, penggunaan present perfect tense disebutkan bertujuan untuk menunjukkan suatu kegiatan yang dilakukan di masa lalu dan terus berlanjut hingga sekarang. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna telah atau sudah dilakukan atau terjadi hingga saat itu.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

I have had a cough for two weeks.
Aku sudah sakit batuk selama dua minggu.

Kalimat ini bermakna menderita sakit batuk dimulai pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


She has been in Semarang for ten months.
Dia telah berada di Semarang selama sepuluh bulan.

Kalimat ini bermakna keberadaan di Semarang dimulai pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


Mary has loved that man since she was in high school.
Mary telah mencintai pria itu semenjak dia SMA.

Kalimat ini bermakna mencintai pria itu dimulai pada waktu lampau di masa SMA, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


They have stayed in Indonesia for three years.
Mereka sudah tinggal di Indonesia selama tiga tahun.

Kalimat ini bermakna kegiatan tinggal di Indonesia dimulai pada waktu lampau selama kurun tiga tahun, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


3. Pernah Mengalami

Selanjutnya, penggunaan present perfect tense disebutkan berfungsi untuk mengutarakan pengalaman yang pernah kita alami di waktu silam. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna pernah mengalami atau sebaliknya 'aku belum mengalami.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

I have been to Semarang.
Aku pernah ke Semarang.

Kalimat ini bermakna kamu pernah mengalami berada di Semarang entah itu hanya sekali atau beberapa kali.


They have been to Semarang three times.
Aku pernah ke Semarang tiga kali.

Angka three (tiga) pada bagian akhir dari kalimat tersebut untuk mengungkapkan berapa kali berdasarkan pengalaman mereka ke Semarang.


My little sister has never traveled by plane before.
Adikku belum pernah bepergian dengan pesawat sebelumnya.

Kalimat di atas bermakna bahwa Adik saya belum mengalami bepergian dengan pesawat.


My sister has never cooked herself before.
Kakak perempuan ku belum pernah memasak sendiri sebelumnya.

Kalimat di atas bermakna bahwa kakak perempuan saya belum mengalami memasak sendiri.


4. Telah Terjadi Perubahan

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, penggunaan present perfect tense disebutkan berfungsi untuk  untuk mengutarakan sebuah perubahan yang terjadi dalam sekian kurun waktu yang dimulai di masa silam. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna telah terjadi perubahan dalam beberapa kurun waktu yang terjadi mulai masa lalu.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

You have grown since the last time I saw you.
Kamu bertambah besar sejak terakhir aku melihat mu.

Kalimat ini bermakna perubahan fisik dimulai pada waktu lampau di waktu terakhir berjumpa, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


My English has really improved since I moved to UK.
Bahasa Inggris saya telah meningkat sejak saya pindah ke negara Inggris.

Kalimat ini bermakna perubahan meningkatnya kemampuan bahasa Inggris dimulai pada waktu lampau sewaktu pindah ke Inggris, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


Many people have become more aware of their political right.
Banyak masyarakat telah menjadi lebih sadar akan hak politik mereka.

Kalimat ini bermakna perubahan tingkat kesadaran akan hak politik dimulai pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


Indonesia has become one of the biggest economy in Southeast Asia.
Indonesia telah menjadi salah satu dari ekonomi terbesar di Asia tenggara.

Kalimat ini bermakna perubahan peningkatan ekonomi Indonesia di Asia tenggara dimulai pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dimulainya.


5. Telah Berhasil

Berikutnya, penggunaan present perfect tense disebutkan berfungsi untuk membicarakan sebuah pencapaian atau prestasi yang berhasil dilakukan baik itu secara individu atau sejarah umat manusia. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna telah berhasilnya sebuah pencapaian yang terjadi di suatu waktu pada masa lalu.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

Man has walked on the Moon.
Manusia telah (berhasil) mencapai bulan.

Kalimat ini bermakna keberhasilan manusia mencapai bulan di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dicapainya.


My little brother has learned how to read.
Adikku telah (berhasil) belajar membaca.

Kalimat ini bermakna keberhasilan adikku belajar membaca di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dicapainya.


They have climbed the highest mountain.
Mereka telah (berhasil) mendaki gunung the tinggi.

Kalimat ini bermakna keberhasilan mendaki gunung tertinggi di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dicapainya.


Doctors have cured many deadly diseases.
Para dokter telah (berhasil) menyembuhkan banyak penyakit mematikan.

Kalimat ini bermakna keberhasilan menyembuhkan banyak penyakit mematikan di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya dicapainya.


6. Belum Selesai

Selanjutnya, penggunaan present perfect tense disebutkan berfungsi untuk mengatakan suatu kegiatan yang kita harapkan dilakukan atau terjadi. Namun, kegiatan tersebut belum terjadi. Frasa has not atau have not dalam kalimat dengan tense ini bermakna belum selesai suatu kegiatan yang sebenarnya diharapkan telah selesai.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

My parents have still not arrived.
Orang tua ku masih belum tiba juga.

Kalimat ini bermakna penutur kalimat berharap orang tuanya datang. Namun, belum tiba juga di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya belum tibanya.


The rain has not stopped.
Hujannya (dari tadi) belum berhenti.

Kalimat ini bermakna penutur kalimat berharap hujanya berhenti. Namun, tidak berhenti juga di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya belum berhentinya.


Lisa has not finished her homework yet.
Lisa belum menyelesaikan pekerjaan rumah nya.

Kalimat ini bermakna penutur kalimat berharap Lisa menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Namun, belum selesai juga di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya belum selesainya.


Diana has not mastered English, but she can communicate.
Diana belum menguasai bahasa Inggris, tapi dia bisa berkomunikasi.


Kalimat ini bermakna penutur kalimat berharap Diana menguasai bahasa Inggris meski dia bisa berkomunikasi. Namun, belum bisa menguasai juga di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya belum menguasainya.


7. Telah Melakukan Beberapa

Bagian penghujung, penggunaan present perfect tense disebutkan berguna untuk mengutarakan beberapa kegiatan yang terjadi di waktu lalu dalam beberapa waktu berbeda. Kata has atau have dalam kalimat dengan tense ini bermakna telah sudah melakukan beberapa kegiatan dalam waktu berbeda di masa lalu.

Misalnya dalam beberapa kalimat berikut ini.

My little brother has eaten five times, but he still  feels hungry. 
Adikku sudah makan lima kali, tapi dia masih merasa lapar.

Kalimat ini bermakna kegiatan makan dilakukan lima kali di waktu berbeda di waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya beberapa kegiatan makan di waktu berbeda itu dilakukan.


We have tried many options, but all of them are in vain.
Kami telah mencoba banyak pilihan, semuanya sia-sia belaka.

Kalimat ini bermakna kegiatan mencoba pilihan dilakukan berulang kali di waktu berbeda pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya beberapa kegiatan mencoba pilihan di waktu berbeda itu dilakukan.


The intreviewer has asked me several questions, but I can answer one question only.
Pewawancara itu menanyakan aku beberapa pertanyaan, tapi hanya satu yang dapat ku jawab.

Kalimat ini bermakna kegiatan menanyakan pertanyaan dilakukan berulang kali di waktu berbeda pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya beberapa kegiatan menanyakan pertanyaan di waktu berbeda itu dilakukan.


We have had many major problems while working on this project.
Kami sudah menghadapi banyak masalah besar sewaktu mengerjakan proyek ini.

Kalimat ini bermakna kegiatan menghadapi masalah dilakukan berulang kali di waktu berbeda pada waktu lampau, tapi tidak menyebut secara pasti kapan tepatnya beberapa kegiatan menghadapi masalah di waktu berbeda itu dilakukan.


Demikianlah catatan yang bisa saya bagikan buat sobat, kita telah membahas tentang 3 dimensi bagaimana cara mengenal present perfect tense. Apabila sobat ada pertanyaan mengenai present perfect tense, silakan ajukan dan tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar di bawah.

Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca artikel ini. Semoga rasa ingin tahu sobat terjawab. Sampai jumpa dengan artikel lainnya.


0 Response to "3 Dimensi dari Present Perfect Tense yang Sepatutnya Kamu Ketahui"

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel