5 Situasi yang Patut Diketahui agar Memahami Penggunaan Present Future Tense


Present future tense lebih dikenal banyak orang dengan sebutan simple future tense. Pemberian nama present future tense digunakan agar kita mudah mengingat nama tense ini sekaligus untuk memudahkan penulisan bentuk kalimat dengan tense ini sehingga kita dapat membedakannya dengan tenses serupa yaitu; past future tense.

Tenses yang satu ini selalu dikaitkan dengan waktu masa depan. Namun, frasa masa depan ini sering kali hanya dimaknai bagi sebagian pemula pembelajar bahasa Inggris sebagai suatu waktu yang akan datang jauh beberapa hari dari hari ini atau saat ini, misalnya next year, next month, next week, atau tomorrow.


Sebenarnya lebih dari itu, frasa masa depan ini juga merujuk pada waktu dekat dari saat sekarang ini, misalnya, one hour ago, thirty minutes ago, ten minutes ago, a second ago, atau bahkan just. Jadi masa depan tidak hanya merujuk pada waktu yang jauh di depan, tapi juga waktu yang sangat dekat dari sekarang.

Sebelum kita lanjutkan pembahasannya lebih dalam, mari kita menyegarkan kembali ingatan kita mengenai tenses.

Seperti yang sudah ditulis pada catatan saya sebelumnya, ketika kita berbicara mengenai tenses, itu artinya kita berbicara sesuatu yang bertalian erat dengan waktu.

Tenses, seperti yang telah saya kupas dalam Cara Sederhana Memahami Tenses Bahasa Inggris, adalah perubahan bentuk yang terjadi pada sebuah kata kerja (verb), atau kata kerja bantu (auxiliary verb) ataupun kata kerja bantu (modal verb) yang menyesuaikan dengan suatu waktu yang kita maksudkan kepada pembaca atau pendengar.

Ditilik dari namanya present future tense mempunyai makna penanda waktu yang merujuk pada waktu yang akan datang atau masa depan dan menunjukkan suatu kegiatan atau kejadian yang belum dilakukan atau terjadi.


Secara harfiah, present future tense terdiri dari tiga kata pembentuk. Tense berarti penanda waktu (terlihat pada perubahan bentuk predikatnya) dan present berarti saat ini. Sedangkan future adalah sebuah kegiatan atau peristiwa yang terjadi pada pada waktu yang akan datang atau masa depan.

Present Future Tense
Present Future Tense - langitbirukata.com

Dengan kata lain, ketika sobat berkata atapun menuliskan sebuah kalimat menggunakan present future tense, itu artinya kamu ingin memberitahukan pada pendengar atau pembaca kalau suatu kegiatan atau kejadian ujaran tersebut akan dilakukan atau terjadi di masa depan atau waktu yang akan datang dan saat ini hal ini belum dilakukan atau belum terjadi.

Meskipun present future tense merujuk pada suatu kegiatan atau kejadian yang akan dilakukan atau akan terjadi, kalau dilihat dari penggunaannya, tense ini ternyata tidak hanya menunjukkan pada waktu yang akan datang atau masa depan, tapi juga terdapat fungsi dan kegunaan lainnya.

Agar sobat mengerti Present Future tense secara komprehensif, bukan sekedar hafal rumusnya semata, sebaiknya kita melihat 3 dimensi dari sebuah Present Future Tense:

1. Bentuk
2. Penggunaan
3. Makna


1. Bentuk (Form)

Kita bisa mengetahui dan mengidentifikasi present future tense dari sebuah kalimat dengan melihat bentuk(form) penulisan pola kalimat tersebut. Bentuk (form) dari kalimat present future tense bisa diamati dari predikat dari kalimat tersebut.

Ciri-ciri utama, dan paling umum, dari dari sebuah kalimat dengan present future tense atau simple future tense adalah terdapat kata will dalam kalimat tersebut. Jadi bila kita mendapati kata will dalam sebuah kalimat, maka kita bisa memastikan kalau kalimat tersebut berbentuk present future tense.

Meskipun, pada prakteknya, selain kata will, kita akan mendapati kata kerja bantu lainnya ketika menuturkan atau menuliskan kalimat present future tense seperti shall dan be going to. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui Perbedaan Shall dan Will ataupun memahami Penggunaan Will dan Be Going To dalam konteks sehingga kita dapat menuturkan atau menuliskan sebuah bentuk kalimat present future tense sesuai dengan maksud yang ingin kita utarakan pada lawan bicara atau pembaca.

Selain dari yang disebutkan sebelumnya, penulisan bentuk kata setelah kata will bergantung jenis predikatnya. Apakah predikatnya dalam bentuk kata kerja, atau bukan kata kerja? Karena hal ini menentukan bagaimana nantinya bentuk cara penulisannya dalam sebuah kalimat present future tense.

Penjelasan mengenai penulisan present future tense atau orang lebih mengenalnya dengan simple future tense akan dikupas berdasarkan predikatnya:

Kata kerja
Bukan kata kerja

Kita mulai catatan ini dengan mengupas kalimat present future dengan predikat kata kerja.


Predikat Kata Kerja

Bila kata will diikuti kata kerja seperti, eat, drink, read, come, think, understand dan kata kerja lainnya,

Hal-hal tersebut di bawah ini tidak boleh dilakukan.

Jangan menambahkan is, am, atau are.
Misalnya, I am will send the package.
    
Jangan menambahkan akhiran -ing setelah kata kerja.
Misalnya, I will sending the package.

Jangan menambahkan awalan -to setelah kata kerja.
Misalnya, I will to send the package.

Jangan menambahkan akhiran -s atau -es pada kata kerja.
Misalnya, I  will sends the package. 


Berikutnya kita akan mengupas bagaimana bentuk kalimat present future tense berdasarkan:

Kalimat positif
Kalimat negatif
Pertanyaan interogatif

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, semua subjek dalam kalimat present future ditandai dengan adanya kata will baik itu dalam kalimat positif, negatif atau interogatif. Penjelasan lebih rinci mengenai ke tiga jenis kalimat tersebut sebagai berikut:


Kalimat Positif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat aktif dan positif  (+) present future tense dan setelah kata will predikatnya kata kerja, jangan menambahkan awalan atau akhiran apapun
pada kata kerja tersebut.
Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
I
will
send
the package.
You
will
send
the package.
They
will
send
the package.
We
will
send
the package.
She
will
send
the package.
He
will
send
the package.
It
will
send
the package.

Apabila kalimat tersebut berbentuk kalimat pasif, tambahkan kata be dan kata kerja bentuk past participle atau lebih dikenal orang kata kerja bentuk ke 3. setelah kata will
Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
The package
will be
sent
by me.
The package
will be
sent
by you.
The package
will be
sent
by them.
The package
will be
sent
by us.
The package
will be
sent
by her.
The package
will be
sent
by him.
The package
will be
sent
by it.
Catatan: pada kalimat pasif kebanyakan (by me, by you, by them atau by us)/ dilakukan oleh siapa tidak dituliskan karena informasi ini tidak begitu signifikan atau tidak di anggap informasi penting.


Kalimat Negatif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat aktif dan negatif (-) present future tense dan setelah kata will predikatnya kata kerja, tambahkan kata not setelah kata will.
Lebih jelah, lihat tabel dibawah ini.
I
will not
send
the package.
You
will not
send
the package.
They
will not
send
the package.
We
will not
send
the package.
She
will not
send
the package.
He
will not
send
the package.
It
will not
send
the package.

Apabila kalimat tersebut berbentuk kalimat pasif, dan negatif (-)tambahkan kata not setelah kata will atau sebelum kata be dan kata kerja bentuk past participle atau lebih dikenal orang kata kerja bentuk ke 3.Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
The package
will not be
sent
by me.
The package
will not be
sent
by you.
The package
will not be
sent
by them.
The package
will not be
sent
by us.
The package
will not be
sent
by her.
The package
will not be
sent
by him.
The package
will not be
sent
by it.


Pertanyaan Interogatif

Pertanyaan Interogatif selalu diawali dengan kata will. Apabila pertanyaannya berbentuk kalimat aktif, setelah kata will diikuti dengan subjek, kemudian kata kerja.

Cara mudahnya, kita mengambil dari bentuk kalimat aktif dan positif . Lalu, kitaa cukup menukarkan posisi subjek dan will. Misalnya kalimat positifnya; She will send the package. Kita menukarkan posisi she dan will menjadi will dan she.  Untuk lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk aktif di bawah ini.
Will
I
send
the package?
Will
you
send
the package?
Will
they
send
the package?
Will
we
send
the package?
Will
she
send
the package?
Will
he
send
the package?
Will
it
send
the package?

Apabila pertanyaannya berbentuk pasif, diawali dengan kata will setelah itu diikuti subjek kemudian be dan kata kerja past particle atau kata kerja bentuk 3. Lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk pasif berikut ini.
Will
the package
be sent
by me?
Will
the package
be sent
by you?
Will
the package
be sent
by them?
Will
the package
be sent
by us?
Will
the package
be sent
by her?
Will
the package
be sent
by him?
Will
the package
be sent
by it?


Predikat Bukan Kata Kerja

Apabila setelah predikat adalah bukan kata kerja seperti, at home, a student, hungry, from, married, confused, interesting dan lainnya., maka setelah kata will tambahkan kata be yang berfungsi sebagai predikatnya.



Kalimat Positif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat positif  (+) present future tense dan setelah kata will predikatnya bukan kata kerja. maka setelah kata will, kita menambahkan be sebagai predikat dari kalimat positif tersebut.
Lebih jelas, lihat tabel berikut ini
I
will
be
at home.
You
will
be
at home.
They
will
be
at home.
We
will
be
at home.
She
will
be
at home.
He
will
be
at home.
It
will
be
at home.

Kalimat Negatif

Apabila kalimatnya merupakan kalimat negatif (-) present future tense dan setelah kata will predikatnya bukan kata kerja, tambahkan kata not setelah kata will.
Lebih jelah, lihat tabel dibawah ini.
I
will not
be
at home.
You
will not
be
at home.
They
will not
be
at home.
We
will not
be
at home.
She
will not
be
at home.
He
will not
be
at home.
It
will not
be
at home.

Pertanyaan Interogatif

Pertanyaan Interogatif selalu diawali dengan kata will. Apabila pertanyaannya berbentuk kalimat dan predikatnya bukan kata kerja, setelah kata will diikuti dengan subjek, kemudian diikuti kata be.

Cara mudahnya, kita mengambil dari bentuk kalimat aktif. Lalu, kita cukup menukarkan posisi subjek dan will. Misalnya kalimat positifnya; She will send the package. Kita menukarkan posisi she dan wil menjadi will dan she.  Untuk lebih jelas, lihat tabel pertanyaan interogatif bentuk aktif di bawah ini.
Will
I
be
at home?
Will
you
be
at home?
Will
they
be
at home?
Will
we
be
at home?
Will
she
be
at home?
Will
he
be
at home?
Will
it
be
at home?


2. Penggunaan (use)


Kapan waktu dan situasi seperti apa kita bisa menggunakan present future tense dalam ujaran mapun tulisan?

Meskipun sebelumnya saya mengatakan present future tense merujuk pada waktu masa yang akan datang, penggunaan present future tense tidak hanya bicara tentang waktu di masa yang akan datang dan kegiatan yang akan dilakukan, tapi juga digunakan pada beberapa situasi lainnya.

Beberapa penggunaan present future tense diantaranya seperti terlihat pada beberapa situasi dibawah ini:



1. Kesediaan atau Kerelaan 

Ketika seseorang meminta bantuan atau memohon sesuatu dari kita, maka respon kita akan terbagi dua kemungkinan. Pertama, kita akan menyanggupinya dengan bersedia atau rela melakukannya. Kemungkinan kedua, kita akan menolaknya karena tidak rela atau bersedia melakukannya. Untuk menggungkapkan bersedia atau tidak, kita menggunakan kata will dalam kalimat present future tense.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

I will marry you.

You look cold. I  will close the window.

I will  do what you want.

I will help you with your school project.

I will not forgive him whatever his excuses.


Senada dengan di atas, berikutnya, kesedian atau kerelaan kita ketika melakukan sesuatu untuk orang lain biasanya lantaran ada sebuah permintaan atau permohonan dari orang tersebut. Berikut kita lihat catatannya.


2. Permintaan atau Permohonan

Tentunya, kita tidak selalu bisa melakukan segala hal seorang sendiri. Di saat inilah kita membutuhkan bantuan orang lain dengan memintanya atau memohon orang tersebut untuk melaksanakan apa yang kita perlukan atau mohon. Untuk menggungkapkan permintaan atau permohonan, kita menggunakan kata will dalam bentuk pertanyaan dengan present future tense.


Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

Will you marry me?

Will you do me a favor?

Will you pick up the phone?

Will you shut the door, please?

Will you make me some sandwiches?

Will you accompany me to come to the party?


Selain yang telah dibahas di atas, kita dapat menggunakan tenses ini untuk mengutarakan janji, berikut catatannya.


3. Janji atau Tawaran

Apabila seseorang terlihat membutuhkan bantuan kita atau bahkan diri kita sendiri,  kita mungkin akan menjanjikan sesuatu atau menawarkan bantuan kepada orang tersebut. Untuk menggungkapkan permintaan atau permohonan, kita menggunakan kata will untuk mengutarakan janji atau tawaran dalam kalimat present future tense.


Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

I will be there.

I will never forget about you.

I will be careful. Not too worry.

I will give you a ring as soon as I arrive.

I wiil get you something to drink.

I will give a discount if you buy two items.

My brother will help with the design.


4. Prakiraan atau Prediksi

Mungkin kalau kita berbicara mengenai masa lalu ataupun masa sekarang, kita bisa saja begitu yakin 100%, tapi hal ini mungkin tidak terjadi bila ketika berbicara mengenai masa yang akan datang. Oleh sebab itu, kita sering mengira-ngira atau memprediksi apa yang mungkin terjadi di waktu yang akan datang. Kita dapat menggunakan kata will atau menggunakan be going to untuk mengungkapkan prediksi atau prakiraan apa yang terjadi atau dilakukan di waktu yang akan datang.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

It will rain tomorrow.

Our lunch will  be 15 minutes late.

I think you will enjoy your vacation.

I don't think your brother will come to night.

The next exam will be more difficult than the previous one.

I suppose the conservative will win the next election.

5. Kemungkinan Terjadi

Yang terakhir, seperti yang sudah saya jelaskan tentang bentuk penulisan Kalimat Pengandaian, pada kondisi ke pertama (atau If conditional type one), ketika kita berencana melakukan sesuatu atau memimpikan cita-cita di masa yang akan datang yang kemungkian bisa terjadi atau sebaliknya bisa juga tidak terjadi.  Kita menggunakan Present Tense, berdampingan dengan Present future tense untuk mengungkapkan rencana, cita-cita atau impian dengan suatu syarat tertentu. Meskipun dikatakan past tense merujuk masa lalu, tapi pada konteks ini sebenarnya merujuk pada masa sekarang.

Contoh penggunaanya dalam kalimat berikut ini.

If I have lots of money, I will buy my parents a big house.

If I am not occupied, I will be there.

If I get a scholarship, I will go to a university.

If Andy doesn't show up, I will be very angry.

If I have something to ask, I will ask you a question.

3. Arti atau makna (meaning)

Sebuah tenses dalam kalimat bahasa Inggris tidak hanya terdiri dari susunan kata yang membentuk suatu tenses, tapi di dalam susunan kata tersebut juga memiliki arti dan makna.

Lantas, apa arti dan makna dari sebuah kalimat dengan tenses present future tense? Makna sebuah kalimat present future tense mengikuti situasi atau penggunaan kalimat tersebut.

Seperti yang diketahui banyak orang, kata will biasanya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan kata 'akan'.

Namun, dalam kata will, menyiratkan makna yang sejalan dengan situasi penggunaannya dalam kalimat. Makna inilah yang kita cermati berdasarkan situasi penggunaan kalimat tersebut.

Beberapa arti serta makna dari kalimat present future tense berdasarkan situasi seperti dijelaskan dibawah ini:


1. Bersedia atau Rela 

Pada bagian pertama, penggunaan present future tense disebutkan bahwa untuk menggungkapkan bersedia atau tidak, kita menggunakan kata will dalam kalimat present future tense. Kata will pada situasi ini dapat artikan 'bersedia' atau 'rela'.

Contoh arti dan makna seperti dalam beberapa kalimat berikut ini.

I will marry you.
Aku bersedia menikahi kamu.

You look cold. I  will close the window.
Kamu kelihatannya sakit. Aku akan menutup jendelanya.

I will  do what you want.
Aku rela melakukan apa yang kamu inginkan.

I will help you with your school project.
Aku bersedia membantu proyek sekolah mu.

I will not forgive him whatever his excuses.
Aku takkan rela memafaafkan dia apa pun alasannya.

Senada dengan di atas, berikutnya, kesedian atau kerelaan kita ketika melakukan sesuatu untuk orang lain biasanya lantaran ada sebuah permintaan atau permohonan dari orang tersebut. Berikut kita lihat catatannya.


2. Sudikah atau bersediakah

Pada bagian berikutnya, penggunaan present future tense dikatakan bahwa, kita menggunakan kata will dalam kalimat present future tense. untuk menggungkapkan permintaan atau permohonan. Kata will pada situasi ini dapat kita artikan 'sudikah' atau 'bersediakah'.


Contoh arti dan makna seperti dalam beberapa kalimat berikut ini.

Will you marry me?
Sudikah kamu menikah dengan ku?

Will you do me a favor?
Bersediakah kamu membantu aku?

Will you pick up the phone?
Bersediakah kamu mengangkat teleponnya?

Will you shut the door, please?
Bersediakah kamu menutup pintunya?

Will you make me some sandwiches?
Sudikah kamu membuatkan ku roti lapis?

Will you accompany me to come to the party?
Bersediakan kamu menemaniku datang ke pesta?

Selain yang telah dibahas di atas, kita dapat menggunakan tenses ini untuk mengutarakan janji, berikut catatannya.


3. Berjanji atau Menawarkan 

Pada bagian selanjutnya, penggunaan present future tense dikatakan bahwa, kita menggunakan kata will dalam kalimat present future tense. untuk menggungkapkan janji atau tawaran. Kata will pada situasi ini dapat bermakna 'berjanji' atau 'menawarkan'.


Contoh arti dan makna seperti dalam beberapa kalimat berikut ini.

I will be there.
Aku berjanji akan ke sana.

I will never forget about you.
Aku berjanji takkan melupakan mu.

I will be careful. Not too worry.
Aku berjanji akan berhati-hati. Jangan khawatir.

I will give you a ring as soon as I arrive.
Aku berjanji akan menelpon mu begitu aku tiba.

I wiil get you something to drink.
Aku akan mengambilkan minuman untuk mu.

I will give a discount if you buy two items.
Aku tawarkan potongan harga jika kamu membeli dua barang.
 
My brother will help with the design.
Kakakku menawarkan akan membantu membuat desainnya.


4. Sepertinya atau Kemungkinan

Melanjutkan dari sebelumnya, penggunaan present future tense dikatakan bahwa, kita menggunakan kata will dalam kalimat present future tense. Untuk menggungkapkan prakiraan atau prediksi. Kata will pada situasi ini dapat bermakna 'sepertinya' atau 'kemungkinan'.

Contoh arti dan makna seperti dalam beberapa kalimat berikut ini.

It will rain tomorrow.
Besok sepertinya akan turun hujan.

Our lunch will  be 15 minutes late.
Makan siang kita sepertinya akan terlambat 15 menit.

I think you will enjoy your vacation.
Ku rasa kamu akan menikmati liburan mu.

I don't think your brother will come to night.
Ku pikir saudara mu tidak akan datang malam ini.

The next exam will be more difficult than the previous one.
Ujian berikutnya kemungkinan akan lebih sulit dari pada sebelumnya.

I suppose the conservative will win the next election.
Ku duga kelompok konservatif akan memenangkan pemilihan yang akan datang.


5. Mungkin Akan

Melanjutkan dari sebelumnya, penggunaan present future tense dikatakan bahwa, kita menggunakan kata will dalam kalimat pengandaian kondisi pertama atau if conditional type 1 untuk menggungkapkan sesuatu mungkin terjadi ataupun sebaliknya. Kata will pada situasi ini dapat bermakna 'mungkin akan' atau 'kemungkinan akan'.

Contoh arti dan makna seperti dalam beberapa kalimat berikut ini.

If I have lots of money, I will buy my parents a big house.
Jika aku mempunyai uang banyak, aku (mungkin) akan membelikan orang tua ku rumah.

If I am not occupied, I will be there.
Jika aku tidak sibuk, aku (mungkin) akan kesana.

If I get a scholarship, I will go to a university.
Jika aku memperoleh beasiswa, aku (mungkin) akan kuliah di universitas.

If Andy doesn't show up, I will be very angry.
Jika Andy tidak muncul, aku (mungkin) akan marah besar.

If I have something to ask, I will ask you a question.
Jika aku punya sesuatu untuk ditanyakan, aku (mungkin) akan mengajukan pertanyaan.


Demikianlah catatan yang bisa saya bagikan buat sobat, kita telah membahas tentang 5 situasi bagaimana cara menggunakan present future tense. Apabila sobat ada pertanyaan mengenai present future tense ajukan dan tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar di bawah.

Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca artikel ini. Semoga rasa ingin tahu sobat terjawab. Sampai jumpa dengan artikel lainnya.




0 Response to "5 Situasi yang Patut Diketahui agar Memahami Penggunaan Present Future Tense "

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel