3 Hal Seputar To Be Bahasa Inggris yang Mungkin Kamu Belum Tahu


Bagi sebagian besar pemula pembelajar bahasa Inggris, to be mungkin sudah sangat tidak asing lagi di telinga mereka. To be seringkali kita temukan dalam kalimat-kalimat bahasa Inggris baik itu dalam bahasa lisan maupun bahasa tulisan.

Biasanya apabila kita terbiasa bersinggungan dengan sesuatu, tentunya kita lambat laun akan mengerti dan mengenalnya, misalnya seseorang yang bekerja menjual beras sehari-hari, tentunya akan mengenal betul, beragam jenis, kadar atau kualitas beras dan seluk beluknya yang berkaitan erat dengan beras.

Namun, hal ini berkebalikan dengan to be. Semakin sering menemukan to be pada kalimat-kalimat bahasa Inggris, malah sebagian para pembelajar bahasa Inggris semakin bingung dibuatnya.

To be dan bentuk lain dari to be kerap kali membuat para pemula pembelajar yang mempelajari bahasa Inggris pusing tujuh keliling, termasuk saya sendiri dulunya kali pertama mempelajarinya. Yang jelas, kita akan sulit menemukan obat di apotik manapun untuk mengobati rasa pusing yang satu ini.

Catatan saya berikut ini mungkin tidak dapat menyembuhkan rasa pusing ini, tapi setidaknya dapat mengurangi 'efek sampingnya'.

Salah satu yang sering membingungkan dari to be adalah apakah arti to be? Apakah to be itu termasuk kata kerja, kata sifat atau jenis kata lainnya?

Selama ini, kita diperkenalkan bahwa kata kerja memiliki tiga bentuk yang mencakup; kata kerja pertama, kata kerja kedua dan kata kerja ketiga. Hal ini biasanya kita dapati ketika kita disuguhkan daftar kata kerja, terutama kata kerja tak beraturan. Namun, pada prakteknya, kita tidak hanya menggunakan ketiga bentuk ini.

Untuk mengenali dan memahami secara menyeluruh mengenai to be dalam bahasa Inggris, seyogyanya sobat mencermati beberapa hal yang saya tuliskan di bawah ini:

Bentuk
Fungsi dan Penggunaan
Arti dan Makna

Kita akan menelusuri satu persatu dari ketiga sisi ini mengenai to be secara runut dan lebih terperinci pada catatan berikut ini.

To be dalam bahasa Inggris
To be dalam bahasa Inggris - langitbirukata.com

Kita awali catatan ini dengan memandang sisi bentuk dari to be.


Bentuk

Tatkala kita menggunakan to be, kita akan melihat beragam bentuk dan ukuran dari to be. Bentuk yang saya maksudkan di sini hanya merujuk pada ejaan atau penulisan to be. Jadi, ketika saya mengatakan bentuk to be, saya tidak menyoroti hal-hal lainnya selain penulisannya.

Sebelum kita mengupas to be lebih terperinci, kita akan melihat bagaimanakah aneka bentuk to be apabila kita menuliskannya atau menuturkannya dalam sebuah kalimat bahasa Inggris.

mari kita lihat ragam bentuk to be dalam tabel berikut.
Bentuk Dasar
Bentuk Present
Bentuk Past
Bentuk
Bentuk
dengan kata to
tanpa kata to
I, she, he, It
You, they, we
I, she, he, It
You, they, we
Past Participle
-Ing

to be

be

am, is

are

was

were

been

being
Seperti yang sobat amati dari tabel di atas, secara umum, to be memiliki lima bentuk dalam penulisannya. Kelima bentuk to be inilah yang akan sering kita gunakan dalam menuliskan ataupun menuturkan kalimat bahasa Inggris. Catatan berikut akan mengupas ragam bentuk to be lebih terperinci.

Secara umum, bentuk penulisan to be terbagi atas:

Bentuk Dasar
Bentuk Present
Bentuk Past
Bentuk Past Particle
Bentuk -Ing

Selanjutnya kita akan menelusuri kelima bentuk tersebut dalam catatan yang saya tuliskan berikut.


Bentuk Dasar

Setiap kata, terutama kata kerja dalam bahasa Inggris, pada umumnya, memiliki bentuk kata dasar.

Kata dasar adalah satuan bahasa terkecil yang memiliki makna. Kata tersebut belum mengalami penambahan baik itu awalan atau akhiran atau perubahan bentuk yang mengakibatkan perubahan makna.

Apakah terlalu sulit dicerna? Untuk memudahkan dalam memahaminya, saya akan memberikan beberapa contoh dalam kata-kata bahasa Indonesia.

Misalnya pada beberapa kata bahasa Indonesia berikut ini.

Bentuk kata dasar dari kata 'memjual' adalah 'jual'.
Bentuk kata dasar dari kata 'berjualan' adalah 'jual'.
Bentuk kata dasar dari kata 'menjualkan adalah 'jual'.
Bentuk kata dasar dari kata 'penjual' adalah 'jual'.
Bentuk kata dasar dari kata 'penjualan' adalah 'jual'.

Kata-kata seperti menjual, berjualan, menjualkan, penjual, dan penjualan dibentuk dari kata dasar 'jual' dalam konteks bahasa Indonesia. Demikian pula pada kata-kata bahasa Inggris. Masing-masing kata bahasa Inggris memiliki bentuk dasar, tidak terkecuali to be.

Berbeda dengan kata-kata bahasa Indonesia yang umumnya memiliki hanya satu bentuk penulisan, kata dasar dalam bahasa Inggris mempunyai bentuk lebih dari satu. Apa saja bentuk dasar to be dalam kata bahasa Inggris?

Bentuk dasar to be terbagi atas dua bentuk meliputi:

1. be
2. to be

Kata be adalah 'kata dasar tanpa to(atau dalam bahasa Inggrisnya disebut infinitive without to), sedangkan to be disebut dengan 'kata dasar dengan to(atau dalam bahasa Inggrisnya disebut to infinitive)

Ringkasnya, bentuk dasar to be terdiri dari dua bentuk. Bentuk pertamanya adalah be dan bentuk kedua adalah to be.

Setelah ini, kita akan beranjak menelusuri bentuk present dari to be.


Bentuk Present

Selain memiliki bentuk dasar, setiap kata kerja dalam bahasa Inggris umumnya memiliki bentuk present tidak terkecuali to be. Bentuk present disini jangan disalahartikan dengan arti dari kata present itu sendiri.

Kata present ini digunakan untuk mengenali atau mengidentifikasi hanya pada bentuk penulisannya, ibaratnya seorang bernama Bintang bukan berarti dia adalah bintang.

To be yang berbentuk present memiliki beberapa aneka bentuk ketika kita menggunakannya. Bentuk penulisan to be dituliskan atau dituturkan dengan menyesuaikan subjek dari sebuah kalimat.

Dalam bentuk present, seperti terlihat pada tabel di atas, to be memiliki tiga bentuk penulisan yaitu:

1. am
2. is
3. are

Singkatnya, bentuk present to be terdiri dari tiga bentuk. Bentuk pertamanya adalah am dan bentuk yang kedua adalah is. Sedangkan, yang ketiga adalah are.

Selanjutnya, kita akan beranjak mengupas bentuk past dari to be.


Bentuk Past

Selain memiliki bentuk present, setiap kata, terutama kata kerja, juga memiliki bentuk past. Demikian pula to be mempunyai bentuk past. Seperti yang telah saya utarakan sebelumnya, jangan mengaitkan bentuk past ini dengan arti dari kata past yang berarti masa lampau. Seperti beberapa bentuk to be sebelumnya, bentuk past hanya dapat diwujudkan dalam bentuk penulisan kata ini saja. Bentuk past lebih dikenal banyak orang dengan sebutan kata kerja kedua.

To be yang berbentuk past memiliki beberapa bentuk ketika kita menggunakannya. Bentuk penulisan to be ini dituliskan atau dituturkan dengan menyesuaikan subjek dari sebuah kalimat.


To be dalam bentuk past memiliki dua bentuk penulisan seperti yang tertulis pada tabel di atas yaitu:

1. was
2. were

Pendeknya, bentuk past dari to be terdiri dari tiga bentuk. Bentuk pertamanya adalah be dan bentuk kedua adalah to be.

Berikutnya, kita akan beranjak mengupas bentuk past dari to be.


Bentuk Past Participle

Berikutnya, to be memiliki bentuk past participle. Bentuk to be yang satu ini lebih dikenal banyak orang dengan sebutan kata kerja ketiga. Bentuk to be yang berbentuk past participle ini, dibandingkan dengan bentuk to be sebelumnya, memiliki hanya satu bentuk dalam menuliskannya. Seperti yang terlihat pada tabel di atas, bentuk to be past participle yaitu:

1. been

Singkatnya, bentuk past participle dari to be terdiri hanya satu bentuk yaitu: been.

Bagian terakhir dari catatan mengenai bentuk to be, kita akan beralih menyoroti bentuk -ing dari to be.


Bentuk -Ing

Bentuk yang terakhir ini bisa dikatakan memiliki nama lainnya yang lebih beragam dibandingkan bentuk-bentuk to be sebelumnya. Bentuk -Ing ini juga disebut present participle. Bentuk ini juga kerap dinamakan gerund. Perbedaan penyebutan bentuk -ing terjadi lantaran penyebutan bentuk ini dikaitkan dengan fungsinya dalam sebuah kalimat bahasa Inggris.

Menurut saya, yang lebih mudah untuk memahaminya, dari beragamnya penyebutan bentuk -ing ini, saya lebih condong menyebutnya bentuk -ing karena selain memang lebih mudah diingat dan juga mewakili semua nama-nama lain dari bentuk -ing. Seperti halnya to be dalam bentuk past participle, bentuk -ing dari to be hanya memiliki satu bentuk penulisannya yaitu:

1. being

Secara singkat, bentuk -ing dari to be terdiri hanya terdiri dari satu bentuk penulisan yaitu: being.
 

Kesimpulannya, to be dari sudut pandang bentuk memiliki lima bentuk penulisan yaitu bentuk dasar, bentuk present, bentuk past, bentuk past participle dan bentuk -ing.


Setalah bagian catatan terakhir mengenai bentuk to be, kita akan beralih menyoroti sisi dari fungsi to be berdasarkan masing-masing dari kelima bentuk to be dalam konteks kalimat bahasa Inggris.


Fungsi dan Penggunaan

Secara umum, to be memiliki dua fungsi utama tatkala kita menuturkan atau menuliskan sebuah kalimat bahasa Inggris. To be dalam sebuah kalimat bahasa Inggris dapat berfungsi sebagai:

Kata Kerja
Kata Kerja Bantu


To Be Sebagai Kata Kerja

Secara umum, kata kerja (atau verb) terbagi atas dua jenis. Kata kerja jenis pertama di sebut kata kerja aksi atau tindakan (atau dalam bahasa Inggris di sebut action verb), sedangkan, jenis kata kerja yang kedua disebut kata kerja penghubung (atau dalam bahasa Inggris dinamakan linking verb).

To be yang berfungsi sebagai kata kerja sering disebut sebagai linking verb. Apa itu lingking verb? Linking verb adalah sebuah kata yang menyiratkan makna untuk menghubungkan antara sebuah subjek kalimat dengan kata-kata lainnya dalam kalimat tersebut.

Selain itu, to be sebagai kata kerja, atau lebih tepatnya sebagai kata kerja penghubung, berfungsi untuk menggantikan sebuah kata kerja aksi ketika sebuah kalimat tidak memiliki kata kerja aksi atau tindakan seperti go, eat, drink, sleep, want, need, speak, try, write, read dan kata kerja aksi lainnya.

To be yang berfungsi sebagai kata kerja penghubung atau lingking verb  dalam penggunaannya pada umumnya mencakup bentuk dasar tanpa to, bentuk present dan bentuk past.

Misalnya,

I ... happy.

Seperti yang telah saya jelaskan dalam catatan mengenai Perihal Subjek dan Predikat dalam Bahasa Inggris, sebuah kalimat dalam bahasa Inggris setidaknya terdiri dari satu pasangan subjek dan predikat. Maka, potongan kalimat 'I ... happy' tidak memiliki predikat karena tidak terdapat satu kata kerja aksi atau action verb sama sekali sehingga bisa kita katakan potongan kalimat tersebut bukanlah sebuah kalimat.

Karena fungsi to be sebagai kata kerja penghubung berperan untuk mengisi kekosongan kata kerja aksi, maka fungsinya dalam kalimat memiliki fungsi sebagai predikat dalam sebuah kalimat bahasa Inggris.

Dengan kata lain, ketika sebuah kalimat bahasa Inggris tidak memiliki kata kerja aksi atau action verb, hal ini menandakan bahwa kalimat tersebut tidak memiliki predikat.

Oleh karena itulah, kehadiran to be sebagai kata kerja penghubung penting dan diperlukan agar kalimat tersebut memenuhi syarat sebagai sebuah kalimat bahasa Inggris yang utuh.

Berikut kita akan melihat bagaimanakah fungsi dan penggunaan to be dari sudut pandang sebagai kata kerja, dalam hal ini kata kerja penghubung atau lingking verb.


Am, Is dan Are

To be bentuk present , am, is dan are, yang berfungsi sebagai kata kerja penghubung atau linking verb dapat kita temukan pada kalimat present tense dengan satu syarat tidak diketemukan kata kerja aksi atau action verb pada kalimat tersebut.

Berikut contoh fungsi to be bentuk present sebagai kata kerja penghubung pada kalimat present tense.

I am at home.
Saya berada dirumah.
Kata am berfungsi menghubungkan subjek I dengan at home dan menggantikan ketidakhadiran kata kerja aksi serta berperan sebagai predikat.


She is a student of university. 
Dia seorang mahasiswi.

Kata is berfungsi menghubungkan subjek She dengan a student of university dan menggantikan ketidakhadiran kata kerja aksi serta berperan sebagai predikat.


They are married.
Mereka menikah.

Kata are berfungsi menghubungkan subjek They dengan married dan menggantikan ketidakhadiran kata kerja aksi serta berperan sebagai predikat.


It is easy to learn.
Ini mudah dipelajari.

Kata is berfungsi menghubungkan subjek It dengan easy to learn dan menggantikan ketidakhadiran kata kerja aksi serta berperan sebagai predikat.

Seperti yang terlihat pada beberapa contoh kalimat di atas, to be bentuk present digunakan ketika tidak ada kata kerja aksi atau action verb pada kalimat present tense.


Was dan Were

Sama halnya to be bentuk present, to be bentuk past, was dan were, yang berfungsi sebagai kata kerja penghubung atau linking verb dapat kita temukan pada kalimat past tense dengan syarat kita tidak menemukan kata kerja aksi atau action verb pada kalimat tersebut.

Berikut contoh fungsi to be bentuk past sebagai kata kerja penghubung pada kalimat past tense.

I was at home.
Saya berada dirumah.

Kata was berfungsi menghubungkan subjek I dengan at home.


She was a student of university. 
Dia seorang mahasiswi.

Kata was berfungsi menghubungkan subjek She dengan a student of university.  


They were married.
Mereka menikah.

Kata were berfungsi menghubungkan subjek They dengan married

It was easy to learn.
Ini mudah dipelajari.

Kata was berfungsi menghubungkan subjek It dengan easy to learn.   

Seperti yang sobat amati pada beberapa contoh kalimat di atas, to be bentuk past digunakan ketika tidak ada kata kerja aksi atau action verb pada kalimat past tense.


Be

Apabila kita mendapati sebuah kalimat bahasa Inggris mengandung kata kerja bantu modal atau modal verb seperti will, would, must, have to, had to, may, might, can, could, shall, should atau kata kerja bantu modal lainnya, tapi kita tidak menemukan satupun kata kerja aksi atau action verb pada kalimat tersebut, maka kita memerlukan to be bentuk kata dasar tanpa to, untuk melengkapi kalimat tersebut.  

To be bentuk dasar tanpa to, be, sebagai kata kerja penghubung biasanya sering digunakan pada kalimat present tense, kalimat past tense, kalimat present future tense dan kalimat past future tense.

Kalimat Present Tense
Berikut contoh fungsi to be bentuk dasar tanpa to sebagai kata kerja penghubung pada kalimat present tense.

I have to be at home.
Saya harus berada dirumah.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


She can't be a student of university. 
Dia tidak mungkin seorang mahasiswi.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


They must be married.
Mereka pasti  (telah) menikah.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


It shall be easy to learn.
Ini akan mudah dipelajari.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


Kalimat Past Tense
Berikut contoh fungsi to be bentuk dasar tanpa to sebagai kata kerja penghubung pada kalimat past tense.

I had to be at home.
Saya harus berada dirumah.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


She couldn't be a student of university. 
Dia tidak mungkin seorang mahasiswi.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


They had to be married.
Mereka harusnya  menikah.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


It shoud be easy to learn.
Ini seharusnya mudah dipelajari.

Kata be berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


Kalimat Present Future Tense
Berikut contoh fungsi to be bentuk dasar tanpa to sebagai kata kerja penghubung pada kalimat present future tense. 

I will be at home.
Saya akan berada dirumah.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu will berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


She will not be a student of university. 
Dia mungkin tidak akan menjadi seorang mahasiswi.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu will not berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


They will be married.
Mereka akan menikah.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu will berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


It will be easy to learn.
Ini akan mudah dipelajari.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu will berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


Kalimat Past Future Tense
Berikut contoh fungsi to be bentuk dasar tanpa to sebagai kata kerja penghubung pada kalimat present future tense. 

I would be at home.
Saya akan berada dirumah.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu would berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


She would not be a student of university. 
Dia mungkin tidak akan menjadi seorang mahasiswi.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu would not berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


They would be married.
Mereka akan menikah.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu would berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


It would be easy to learn.
Ini akan mudah dipelajari.

Kata be  berdampingan dengan kata kerja bantu would berfungsi sebagai predikat untuk melengkapi kalimat kareana tidak adanya kata kerja aksi.


Kesimpulannya, to be dari sudut pandang fungsi dan penggunaan sebagai kata kerja pada umumnya am, is, dan are digunakan pada kalimat present tense; was dan were digunakan pada kalimat past tense. Sedangkan, be digunakan pada kalimat yang mengandung kata kerja modal pada kalimat present tense, kalimat past tense, kalimat present future tense dan kalimat past future tense.


Setelah mengupas fungsi to be sebagai kata kerja, kita akan beranjak menyoroti fungsi kedua dari to be yaitu sebagai kata kerja bantu.


To Be Sebagai Kata Kerja Bantu

To be dalam bahasa Inggris, selain yang telah disebutkan sebelum ini, dapat pula berfungsi sebagai kata kerja bantu, atau dalam bahasa Inggris disebut helping verb atau juga disebut auxiliary verb. Sesuai dengan namanya, kata kerja bantu adalah suatu kata kerja yang berfungsi membantu kata kerja utama untuk membentuk sebuah konstruksi kalimat bahasa Inggris yang senada dengan gagasan atau maksud dari kalimat tersebut.

To be yang berfungsi sebagai kata kerja bantu dalam penggunaannya memiliki 5 bentuk seperti yang sobat lihat pada tabel di atas.

Setiap kalimat dalam bahasa Inggris pada dasarnya mengandung tenses. To be sebagai kata kerja bantu berdampingan dengan kata kerja utama berperan penting untuk membangun sebuah kalimat tenses.

To be dengan kelima bentuk ini dapat berfungsi membantu konstruksi kalimat dengan tenses tertentu.

To be sebagai kata kerja bantu dapat berfungsi membantu konstruksi kalimat present continuous. Dengan bantuan kata kerja bantu, kita dapat membuat konstruksi kalimat positif, kalimat negatif dan pertanyaan.

Pada prakteknya, kita menggunakan to be sebagai kata kerja bantu berdampingan dengan kata kerja utama, biasanya kata kerja aksi, untuk membuat sebuah konstruksi kalimat bahasa Inggris.

Am, Is dan Are

To be bentuk present , am, is dan are, yang selain berfungsi sebagai kata kerja penghubung dapat pula berfungsi sebagai kata kerja bantu ketika kita membuat konstruksi kalimat pasif dengan present tense.

Berikut contoh fungsi to be bentuk present sebagai kata kerja bantu pada kalimat pasif present tense.

A new laptop is bought (by me)
Kata is berdampingan dengan kata kerja ketiga, bought untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pasif present tense.

A novel is read (by her).
Kata is berdampingan dengan kata kerja ketiga, read untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pasif present tense.

My sister is helped to finish her homework.
Kata is berdampingan dengan kata kerja ketiga, helped untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pasif present tense.


Present Continuous Tense
Berikutnya, to be bentuk present , is am, dan are, yang berfungsi sebagai kata kerja bantu atau helping verb atau juga disebut auxiliary verb dapat kita temukan pada kalimat present continuous tense.

Dalam penggunaanya to be bentuk present ini berdampingan dengan kata kerja bentuk -ing untuk membuat sebuah konstruksi kalimat present continuous tense, termasuk kalimat negatif dan kalimat pertanyaan.

Berikut contoh fungsi to be bentuk present sebagai kata kerja bantu pada kalimat present continuous tense.

Kalimat Positif

I am buying a new laptop.
Kata am berdampingan dengan kata buying untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.

She is reading a novel.
Kata is berdampingan dengan kata reading untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.

They are helping my sister to finish her homework.

Kata are berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.


Kalimat Negatif.

I am not buying a new laptop.
Kata am dan not berdampingan dengan kata buying untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.

She is not reading a novel.
Kata is dan not berdampingan dengan kata reading untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.

They are not helping my sister to finish her homework.

Kata are dan not berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present continuous tense.


Kalimat Pertanyaan

Are you buying a new laptop?
Kata am berdampingan dengan kata buying mengapit subjek you untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan present continuous tense.

What is she reading?
Kata is berdampingan dengan kata reading mengapit subjek she untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan present continuous tense.

Who are helping my sister to finish her homework?
Kata are berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan present continuous tense.


Present Future Tense
Selain membantu membentuk kalimat present continuous tense, To be bentuk present yang berfungsi sebagai kata kerja bantu atau helping verb atau juga disebut auxiliary verb juga kita temukan pada kalimat present future tense dalam bentuk be going to.

Kata be pada frasa be going to akan berubah menyesuaikan dengan subjek dari kalimat present future tense tersebut. Dalam penerapannya, to be bentuk present ini berdampingan dengan going to untuk membuat sebuah konstruksi kalimat present future tense.

Berikut contoh fungsi to be bentuk present sebagai kata kerja bantu pada kalimat present future tense.

I am going to buy a new laptop.
Kata am berdampingan dengan frasa going to dan kata buy untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present future tense.

She is going to read a novel.
Kata is berdampingan dengan frasa going to dan kata read untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present future tense.

They are going to help my sister to finish her homework.
Kata are berdampingan dengan frasa going to dan kata help untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat present future tense.


Was dan Were

To be bentuk past , was dan were, yang berfungsi sebagai kata kerja bantu atau helping verb atau juga disebut auxiliary verb dapat kita temukan pada kalimat past continuous tense.

Dalam menggunakannya, to be bentuk past ini bergandengan dengan kata kerja bentuk -ing untuk membuat sebuah konstruksi kalimat past continuous tense, termasuk  kalimat negatif dan kalimat pertanyaan.

Berikut contoh fungsi to be bentuk past sebagai kata kerja bantu pada kalimat past continuous tense.

Kalimat positif

I was buying a new laptop.
Kata was berdampingan dengan kata buying untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.

She was reading the novel.
Kata was berdampingan dengan kata reading untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.

They were helping my sister to finish her homework.

Kata were berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.


Kalimat negatif.

I was not buying a new laptop.
Kata was dan not berdampingan dengan kata buying untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.

She was not reading the novel.
Kata was dan not berdampingan dengan kata reading untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.

They were not helping my sister to finish her homework.

Kata were dan not berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past continuous tense.


Kalimat pertanyaan

Were you buying a new laptop?
Kata were berdampingan dengan kata buying mengapit subjek you untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan past continuous tense.

What was she reading?
Kata was berdampingan dengan kata reading mengapit subjek she untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan past continuous tense.

Who were helping my sister to finish her homework?
Kata were berdampingan dengan kata helping untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat pertanyaan past continuous tense.


Past Future Tense
Selain membantu membentuk kalimat past continuous tense, To be bentuk past yang berfungsi sebagai kata kerja bantu atau helping verb atau juga disebut auxiliary verb juga kita temukan pada kalimat past future tense dalam bentuk be going to. Kata be pada frasa be going to akan berubah menyesuaikan dengan subjek dari kalimat past future tense tersebut.

Dalam penerapannya, to be bentuk past ini berdampingan dengan going to untuk membuat sebuah konstruksi kalimat present future tense.

Berikut contoh fungsi to be bentuk past sebagai kata kerja bantu pada kalimat past future tense.

I told you I was going to buy a new laptop.
Kata was berdampingan dengan frasa going to dan kata buy untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past future tense.

She didn't tell she was going to read the novel.
Kata was berdampingan dengan frasa going to dan kata read untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past future tense.

I knew they were going to help my sister to finish her homework
Kata were berdampingan dengan frasa going to dan kata help untuk membentuk sebuah kontruksi kalimat past future tense.


Kesimpulannya, to be dari sudut pandang fungsi dan penggunaan sebagai kata kerja bantu pada umumnya am, is, are digunakan pada kalimat present tense, kalimat present future tense; was dan were digunakan pada kalimat past tense kalimat past future tense.


Setelah mengupas fungsi to be sebagai kata kerja dan sebagai kata kerja bantu, kita akan beranjak menyoroti fungsi lainnya dari to be.


Fungsi Lainnya

Sebelumnya telah diutarakan bahwa fungsi umum dari to be adalah sebagai kata kerja dan kata kerja bantu. Selain itu, kita dapat menemukan fungsi-fungsi lainnya pada kalimat bahasa Inggris yang akan dikupas berikut ini.

To be

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bentuk dasar to be terbagi atas dua bentuk, yaitu be dan to be. Tidak seperti bentuk to be lainnya, to be yang satu ini tidak berfungsi sebagai kata kerja ataupun sebagai kata kerja bantu. Namun, to be yang satu ini memilik fungsi-fungsi lainnya.

To be yang berbentuk dasar dengan to, yaitu to be, memiliki lima fungsi dalam sebuah kalimat bahasa Inggris meliputi:

Subjek
Objek Langsung
Pelengkap Subjek
Kata Sifat
Kata Keterangan

Selanjutnya, kita akan mengupas masing-masing dari kelima fungsi ini sebagai berikut.


Subjek

Pada umumnya, subjek dari sebuah kalimat bahasa Inggris merupakan kata benda, tapi to be pun dapat pula berfungsi sebagai subjek. Dalam hal ini, to be tidak hanya berdiri sendiri, tapi terkadang bergandengan dengan kata-kata lainnya membentuk sebuah frasa.

Misalnya,

To be with you is all I want.
Bersama kamu itu yang aku inginkan.

Subjek dari kalimat di atas adalah to be with you.


To be a successful person needs persistence and perseverance.
Menjadi seorang yang berhasil memerlukan kegigihan dan ketekunan.

Subjek dari kalimat di atas adalah To be a successful person.


Objek Langsung

Sama seperti halnya dengan subjek, objek sering pula berbentuk kata benda dalam sebuah kalimat bahasa Inggris, tapi to be pun dapat pula berfungsi sebagai objek.

Misalnya,

My little sister wants to be a doctor.
Adikku ingin menjadi seorang dokter.

to be a doctor merupakan objek dari kata kerja want.


He just needs to be alone.
Dia hanya perlu menyendiri.

to be alone merupakan objek dari kata kerja need.


Pelengkap Subjek

To be yang berfungsi sebagai pelengkap subjek biasanya didahului oleh kata kerja penghubung atau linking verb.

Misalnya,



It appears to be stupid.

Kelihatannya seperti dungu.

Pelengkap subjek kalimat di atas adalah to be stupid. 


My goal is to be the best for my family.

Cita-cita ku adalah menjadi yang terbaik untuk keluargaku.

Pelengkap subjek kalimat di atas adalah to be the best for my family.


Kata Sifat

Karena fungsinya layaknya seperti kata sifat, yaitu memberi sifat atau memodifikasi suatu kata benda maka to be dapat pula berfungsi  sebagai kata sifat.

Misalnya,

A mother to be needs to take good care of herself.
Seorang bakal ibu perlu menjaga dirinya baik-baik.

to be berfungsi memberi sifat pada kata mother.


She thinks that he is her husband to be.
Dia berpikir kalau pria itu kelak menjadi calon suaminya.

to be berfungsi memberi sifat pada kata husband.


Kata Keterangan

Sebuah kata keterangan dalam kalimat bahasa Inggris berfungsi menjelaskan kata lainnya selain kata benda. Bahkan kata keterangan dapat menjelaskan sebuah kalimat. To be di sini bukanlah berperan sebagai jenis kata keterangan, tapi berfungsi sebagai layaknya seperti kata keterangan.

Misalnya,

He needs lots of practice to be good at English.
Dia perlu banyak berlatih agar mahir dalam bahasa Inggris.

to be good at English berfungsi menjelaskan atau memodifikasi seluruh kalimat.


To be disciplined, you can start by getting up early.
Agar menjadi disiplin, kamu dapat memulainya dengan bangun lebih awal

to be disciplined berfungsi menjelaskan atau memodifikasi seluruh kalimat.


Being

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bentuk to be yang terakhir adalah being. Tidak berbeda jauh dengan to be, being memiliki beberapa fungsi dalam kalimat bahasa Inggris.

To be yang berbentuk dasar ing ini, yaitu being, memiliki lima fungsi dalam sebuah kalimat bahasa Inggris meliputi:

Subjek
Objek Langsung
Objek Kata depan
Predikat
Kata Keterangan

Selanjutnya, kita akan mengupas masing-masing dari kelima fungsi ini sebagai berikut.


Subjek

Pada umumnya, subjek dari sebuah kalimat bahasa Inggris merupakan kata benda, tapi being pun dapat pula berfungsi sebagai subjek. Dalam hal ini, being tidak hanya berdiri sendiri, tapi terkadang bergandengan dengan kata-kata lainnya membentuk sebuah frasa. Being yang berfungsi sebagai subjek biasanya dikenal dengan sebutan gerund.

Misalnya,

Being with you is all I want.
Bersama kamu hanya itu yang keinginan aku.

Subjek dari kalimat di atas adalah being with you.


Being a successful person needs persistence and perseverance.
Menjadi orang berhasil memerlukan kegigihan dan ketekunan.

Subjek dari kalimat di atas adalah being a successful person.


Human beings existed long after dinosaurs many millions of years.
Keberadaan umat manusia ada jauh sesudah dinosaurus jutaan tahun silam.

Subjek dari kalimat di atas adalah Human beings.



Objek Langsung

Sama seperti halnya dengan subjek, objek sering pula berbentuk kata benda dalam sebuah kalimat bahasa Inggris, tapi being pun dapat pula berfungsi sebagai objek. Being yang berfungsi sebagai objek seringnya dikenal dengan sebutan gerund.

Misalnya,

I don't mind being bothered  
Aku tidak keberatan diganggu.


being merupakan objek dari kata kerja mind.


She hates being alone.
Dia membenci merasa seorang diri.

Being alone merupakan objek dari kata kerja hate.


Objek Kata Depan  

Being yang berfungsi sebagai objek dari kata benda ketika didahului sebuah kata benda. Being yang berfungsi sebagai objek dari kata depan biasanya disebut dengan gerund.

Misalnya,


Thank you for being my best friend .
Terima kasih sudah menjadi teman terbaikku.

Being my best friend pada kalimat di atas merupakan objek dari kata depan for.


He is afraid of being alone.
Dia takut seorang diri.

Being alone pada kalimat di atas merupakan objek dari kata depan of.


A nuclear war could kill millions of living beings.
Sebuah perang nuklir dapat membunuh jutaan makhluk hidup.

living beings pada kalimat di atas merupakan objek dari kata depan of.


Predikat 

Karena fungsinya sebagai predikat ketika berdampingan dengan kata-kata lainnya membentuk konstruksi kalimat. Being yang berfungsi sebagai predikat biasanya kita temukan pada kalimat pasif yang mengandung continuous tense. Being yang berfungsi sebagai predikat biasanya dikenal dengan sebutan present participle.

Misalnya,

My car is being repaired.
Mobil sedang diperbaiki.


Being berdampingan dengan kata is dan repaired berfungsi sebagai predikat.


The children were being looked after by babysitter while their parents were away.
Anak-anak sedang diasuh oleh pengasuh ketika orang tua mereka pergi.


Being berdampingan dengan kata were dan looked after berfungsi sebagai predikat.


Kata Keterangan

Sebuah kata keterangan dalam kalimat bahasa Inggris berfungsi menjelaskan kata lainnya selain kata benda. Bahkan kata keterangan dapat menjelaskan sebuah kalimat. Being di sini bukanlah berperan sebagai jenis kata keterangan, tapi berfungsi sebagai layaknya seperti kata keterangan.

Misalnya,

Being good at English, he is trusted to be an English teacher. 
Karena mahir berbahasa Inggris, dia dipercaya untuk menjadi seorang guru bahasa Inggris.

Being good at English berfungsi menjelaskan atau memodifikasi seluruh kalimat.


Being disciplined, he cannot hang out with his friends.
Karena sedang dihukum, dia tidak bisa nongkrong dengan temannya.


Being disciplined berfungsi menjelaskan atau memodifikasi seluruh kalimat.


Kesimpulannya, to be secara umum memiliki dua fungsi utama dalam kalimat yaitu sebagai kata kerja dan kata kerja bantu. Di samping itu pula, to be mempunyai fungsi-fungsi lainnya serta penggunaannya berdasarkan konteks.


Setelah mengetahui Fungsi dan Penggunaan dari to be dengan lima bentuknya, bagian terakhir dari catatan ini, kita akan melihat dari sisi arti dan makna dari to be berikut ini.

Arti dan Makna

To be dalam sebuah kalimat bahasa Inggris tidak hanya memiliki arti, tapi juga makna. To be dengan kelima bentuknya secara umum sering diartikan dengan kata adalah, yaitu, ialah atau merupakan. Namun, terkadang to be sering pula tidak diterjemahkan sama sekali.

Arti

Selain dari pada itu, to be juga mempunyai arti-arti lainnya selaras dengan situasi dan konteks kalimatnya.

Misalnya pada beberapa contoh kalimat berikut.

I am at home.
I was at home.
Saya berada di rumah.

Kata am dan was diartikan dengan kata 'berada'.


She is a student of university.
She was a student of university.
Dia adalah seorang mahasiswa.

Kata is dan was diartikan dengan kata 'adalah'.


They are married.
They were married.
Mereka menikah


Kata are dan were tidak diartikan sama sekali.


It is easy to learn.
It was easy to learn.
Ini mudah dipelajari.

Kata is dan was tidak diterjemahkan.


Are you at home?
Were you at home?
Apakah kamu ada di rumah?

Kata are dan were diartikan dengan kata 'apakah'.


She is reading a novel.
She was reading a novel.
Dia sedang membaca novel.

Kata is dan was diartikan dengan kata 'sedang'.


Is she reading a novel?
Was she reading a novel?
Apakah dia sedang membaca novel?


Kata is dan was berdampingan kata reading diartikan dengan kata 'apakah ... sedang'.


They are going to help my sister to finish her homework.
They were going to help my sister to finish her homework.
Mereka akan membantu adiiku menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

Kata are dan were berdampingan kata going diartikan  dengan kata 'akan'.


Makna

Selain beberapa arti dari to be yang telah dituliskan sebelumnya, sebuah kalimat bahasa Inggris tidak hanya memiliki arti, tapi juga makna. Makna ini sangat dipengaruhi oleh tenses yang terkandung dalam kalimat tersebut.

Misalnya pada beberapa contoh kalimat berikut.

I am at home.
Saya berada (saat ini) di rumah.

I was at home.
Saya berada (tadinya) di rumah.

Meskipun am dan was diartikan dengan kata yang sama 'berada', tapi makna rujukan waktunya berbeda.


She is a student of university. 
Dia adalah (saat ini) seorang mahasiswa.

She was a student of university.
Dia adalah (dulunya dan saat ini bukan) seorang mahasiswa.

Meskipun kata is dan was diartikan dengan kata 'adalah'. tapi makna rujukan waktunya berbeda.


They are married.
Mereka (saat ini) menikah


They were married.
Mereka (dulunya) menikah


Meskipun kata are dan were tidak diartikan sama sekali, tapi tetap memiliki makna.



It is easy to learn.
Ini (saat ini) mudah dipelajari.

It was easy to learn.
Ini (dulunya) mudah dipelajari.

Walaupun is dan was tidak diterjemahkan, tapi tetap memiliki makna.



Are you at home?
Apakah (saat ini) kamu ada di rumah?

Were you at home?
Apakah (dulunya) kamu ada di rumah?

Walaupun kata are dan were diartikan dengan kata 'apakah', tapi makna rujukan waktunya berbeda.


She is reading a novel.
Dia (saat ini) sedang membaca novel.

She was reading a novel.
Dia (waktu lalu) sedang membaca novel.

Meskipun kata is dan was diartikan dengan kata 'sedang', tapi makna rujukan waktunya berbeda.


Is she reading a novel?
Apakah dia (saat ini) sedang membaca novel?


Was she reading a novel?
Apakah dia (tadinya) sedang membaca novel?


Walaupun kata is dan was berdampingan kata reading diartikan dengan kata 'apakah ... sedang',
tapi makna rujukan waktunya berbeda.


They are going to help my sister to finish her homework.
Mereka (rencananya) akan membantu adiku menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

They were going to help my sister to finish her homework.
Mereka (di waktu itu) akan membantu adiku menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

Meskipun kata are dan were diartikan dengan kata 'akan', tapi makna rujukan waktunya berbeda.


Kesimpulannya, to be dari sudut pandang arti dan makna, to be memiliki arti adalah, tapi terkadang tidak diartikan. Meskipun demikian to be tetap memiliki makna bergantung dari tenses yang terkandung dalam kalimat tersebut.


Demikialah sobat, catatan saya mengenai seputar to be dalam bahasa Inggris yang diamati dari tiga sudut pandang. Terima kasih banyak atas waktu yang sobat luangkan untuk membaca artikel ini.

Sekiranya catatan ini dapat menjawab rasa ingin tahu sobat. Sekali lagi saya haturkan terima kasih dan sampai berjumpa kembali dengan artikel-artikel lainnya.



0 Response to "3 Hal Seputar To Be Bahasa Inggris yang Mungkin Kamu Belum Tahu"

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang sesuai kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel