Hal Berikut Bakal Terjadi Jika Abaikan Pelafalan Akhiran s Atau es Pada Kata Bahasa Inggris.


Mungkin kita sering dibuat agak kesal lantaran guru bahasa Inggris kita tidak pernah jemu mengingatkan untuk tidak lupa mengucapkan bunyi akhiran s atau es pada beberapa kata bahasa Inggris. Kemudian, kita mungkin berkata:

"Ah, cuman bunyi s doang, ngga terlalu penting".

Eit, tunggu dulu, sobat. Memang, sepintas, bunyi s pada beberapa akhiran kata-kata dalam bahasa Inggris tidak begitu penting, tapi akibat dari tidak dilafalkannya bunyi s tidak bisa dikatakan hal yang sepele.


Seperti yang sobat ketahui beberapa kata dari rangkaian kalimat atau paragraf biasanya mengandung huruf akhiran s atau es. Adanya akhiran -s atau -es bukanlah sekedar pemanis, tapi ada makna lain dari kata-kata bahasa Inggris tersebut.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya, jika sobat mencermati apa saja pengaruhnya ketika kita mengabaikan pelafalan akhiran -s atau -es pada kata-kata bahasa Inggris.

Akibat Abaikan Pelafalan Huruf S Pada Kata Bahasa Inggris
Akibat Abaikan Pelafalan Huruf S Pada Kata Bahasa Inggris - langitbirukata.com


Apa sih dampaknya jika kita mengabaikan pelafalan s?

Berikut ini, kita akan menelusuri beberapa akibat apabila kita mengabaikan pelafalan akhiran-s atau es yang melekat pada kata-kata bahasa Inggris.


Six Menjadi Sick

Pertama, pengucapan huruf s atau es yang kerap diabaikan yaitu pada kata six. Kebanyakan para pemula pembelajar bahasa Inggris sering mengucapkan kata six terdengar seperti kata sick. Padahal, kedua kata ini, six dan sick, tidak hanya berbeda cara pengucapannya, tapi memiliki arti yang berbeda.

Dari sisi artinya, kedua kata ini memiliki arti yang berbeda, six berarti angka enam, sedangkan sick berarti tidak sehat atau sakit.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak tepat mengucapkan kedua kata tersebut? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

They need six people to complete the project.
Mereka membutuhkan enam orang untuk menyelesaikan proyeknya.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

They need sick people to complete the project.
Mereka membutuhkan orang-orang sakit untuk menyelesaikan proyeknya.

Jadi, jika kamu tidak tepat mengucapkan salah satu dari keduanya, maka artinya kedua kata ini bisa terbolak balik seperti contoh di atas.

Lantas, bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Six dilafalkan /sɪks/
Sick dilafalkan /sɪk/

Singkatnya, pastikan kamu melafalkan akhiran -s pada kata six. Jika tidak maka kata six bisa berubah arti menjadi kata sick.


Jamak Menjadi Tunggal

Berikutnya, pelafalan -s atau -es yang sering diabaikan adalah kata benda jamak, tatkala para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan Kata Benda, terutama bentuk jamak, mereka kerap kali mengabaikan bunyi huruf s, atau tidak melafalkan bunyi akhiran s atau es pada kata benda jamak.

Misalnya, kata benda jamak, friends, tapi mengabaikan bunyi s, sehingga yang terdengar friend.

Dipandang artinya, memang kata friends dan friend sama-sama merujuk arti teman. Perbedaannya terletak pada jumlahnya.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s atau es pada sebuah kata benda? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

Dont worry I'll go there with friends.
Jangan khawatir, aku akan ke sana bareng teman-teman.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

Dont worry I'll go there with friend.
Jangan khawatir, aku akan ke sana bareng teman.


Jadi, apabila kamu mengabaikan bunyi s pada benda jamak, kata benda tersebut menjadi tunggal. Oleh sebab itu ucapankanlah akhiran huruf -s pada kata friends.

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Friends dilafalkan /frendz/
Friend dilafalkan /frend/


Sulit Menerka Kapan

Selanjutnya, pelafalan -s atau -es yang sering diabaikan adalah kata kerja present. Pada umumnya, kebanyakan para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata kerja present dengan mengabaikan bunyi huruf s.

Misalnya, kata benda jamak, needs, tapi mengabaikan bunyi s, sehingga yang terdengar need.

Ditilik dari artinya, memang kata needs dan need keduanya merujuk arti membutuhkan atau butuh. Perbedaannya terletak pada rujukan waktunya.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s atau es pads sebuah kata kerja present? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

You mother needs you to find your little brother.
Ibu kamu (saat ini) membutuhkan kamu untuk mencari adik kamu.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

You mother need you to find your little brother.
Ibu kamu (waktunya tidak diketahui) membutuhkan kamu untuk mencari adik kamu.

Jadi, jika kamu mengabaikan bunyi s pada kata kerja, lawan bicara kamu jadi bingung kapan sebenarnya ibunya membutuhkan lawan bicara kamu.

Lantas, bagaimanakah cara mengucapkan kedua yang berbeda ini dengan tepat?

Needs dilafalkan /niːdz/
Need dilafalkan /niːd/

Pendeknya, pastikan kamu melafalkan akhiran -s pada kata needs. Jika tidak, mengabaikan pelafalan akhiran s pada kata needs bisa membuat bingung lawan bicara kamu.


Besides Menjadi Beside

Pelafalan -s atau -es berikut ini yang sering diabaikan adalah kata besides.  Sebagian para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata benda besides dengan mengabaikan bunyi huruf s.

Kata besides sebagai kata depan berarti selain atau kecuali, sementara sebagai kata keterangan berarti di samping (itu) atau juga. Sedangkan beside hanya berperan sebagai kata depan yang menujukkan letak atau posisi. Beside dalam hal ini berarti di samping atau di sebelah.

Apa pengaruhnya apabila kamh tidak mengucapkan bunyi huruf s atau es pads sebuah kata benda? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

Besides being a mother, she is a breadwinner for her family.
Di samping seorang ibu, dia adalah tulang punggung bagi keluarganya.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

Beside being a mother, she is a breadwinner for her family.
Di sebelah seorang ibu, dia adalah tulang punggung bagi keluarganya.

Jadi, jika kamu mengabaikan bunyi s pada kata besides, kata tersebut mengalami pergeseran makna dari yang seharusnya.

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Besides dilafalkan /bɪˈsaɪdz/
Beside dilafalkan /bɪˈsaɪd/


Sometimes Menjadi Sometime

Seringkali kebanyakan para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata benda jamak dengan mengabaikan bunyi huruf s. Entah itu sudah menjadi kebiasaan atau memang enggan untuk menuturkannya ,

Bila diamati dari artinya, kedua kata ini memiliki arti yang berbeda, sometimes berarti kadang-kadang, sedangkan sometime berarti satu waktu atau bisa berarti kapan-kapan.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s sebuah kata sometimes? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

We cook together sometimes.
Kami memasak bareng kadang-kadang.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

We cook together sometime.
Kami memasak bareng kapan-kapan.

Jadi,  apabila kamu mengabaikan bunyi s pada kata sometimes, kata tersebut dapat mengalami pergeseran makna dari yang dimaksudnya

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Sometimes dilafalkan /ˈsʌm.taɪmz/
Sometime dilafalkan /ˈsʌm.taɪm/


Times Menjadi Time

Selanjutnya, kebanyakan para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata benda jamak dengan mengabaikan bunyi huruf s. Entah itu sudah menjadi kebiasaan atau memang enggan untuk menuturkannya ,

Times berfungsi sebagai kata depan yang berarti kali. Sedangkan time merupakan
Kata Benda Tidak Dapat Dihitung, yang berarti waktu.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s atau es pads sebuah kata times? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

This is the three times you tell a lie to me.
Ini ketiga kalinya kamu berbohong pada ku.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

This is the three time you tell a lie to me.
Ini ketiga waktu kamu berbohong pada ku.


Jadi,  jika kamu mengabaikan bunyi s pada benda times, kata tersebut tidak hanya mengalami pergeseran makn, tapi juga terjadi kesalahan tata bahasa karena  kata tiga tidak bisa melekat pada kata time.

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Times dilafalkan /taɪmz/
Time dilafalkan /taɪm/


Setiap Menjadi Sekali

Berikutnya, biasanya ketika mengucapkan nama-nama hari yang berarti setiap, para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata tersebut dengan mengabaikan bunyi huruf s. Entah itu sudah menjadi kebiasaan atau memang sulit menuturkannya.

Misalnya, nama hari, Saturdays, tapi mengabaikan bunyi s, sehingga yang terdengar Saturday.

Ditilik dari artinya, memang kata Saturdays dan Saturday keduanya merujuk arti hari Sabtu. Perbedaannya terletak pada frekwensi waktunya.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s sebuah kata Saturdays? Dampaknya akan terlihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

We see a movie on Saturdays
Kami menonton film setiap hari Sabtu.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

We see a movie on Saturday.
Kami menonton film pada hari Sabtu.

Jadi, jika kamu mengabaikan bunyi s pada kata nama-nama hari bahasa Inggris, kata tersebut dapat mengalami pergeseran makna dari arti setiap hari Sabtu menjadi pada hari Sabtu.

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

Saturdays dilafalkan /ˈsæt.ə.deɪz/
Saturday dilafalkan /ˈsæt.ə.deɪ/


Berita Menjadi Baru

Kata terakhir adalah news. Tidak jarang, ketika mengucapkan kata news, para pemula pembelajar bahasa Inggris mengucapkan kata tersebut dengan mengabaikan bunyi huruf s.

Dilihat dari artinya, kata news merupakan kata benda, yang artinya berita. Sedangkan kata new termasuk kata sifat, yang berarti baru.

Apa pengaruhnya apabila kamu tidak mengucapkan bunyi huruf s sebuah kata news? Pengaruhnya dapat kamu lihat pada contoh berikut.

Misalnya, kamu ingin berkata;

I can't want to know all the news.
Aku tak sabar untuk mengetahui semua beritanya.

Tapi apabila kamu kurang tepat menuturkan, mungkin akan terdengar:

I can't want to know all the new.
Aku tak sabar untuk mengetahui semua baruya.

Jadi, jika kamu mengabaikan bunyi s pada kata news, kata tersebut dapat mengalami pergeseran makna dari arti berita menjadi arti baru.

Lalu bagaimanakah cara mengucapkan keduanya dengan tepat?

News dilafalkan /njuːz/ atau /nuːz/

New dilafalkan /njuː/ atau /nuː/


Kesimpulannya, pastikan mengucapkan akhiran -s atau -es pada kata-kata bahasa Inggris tertentu, sehingga kata yang dimaksud tidak mengalami perubahan makna. Jadi, pelajarilah masing-masing pengucapan kata-kata di atas.

Demikianlah catatan singkat mengenai akibat mengabaikan pelafalan huruf s atau es pada kata bahasa Inggris yang berakhiran s atau es dalam bahasa Inggris dipandang dari arti, penggunaaan dan pengucapannya .

Terima kasih telah meluangkan waktu sobat untuk membaca artikel ini. Sampai berjumpa kembali dengan catatan-catatan lainnya.



0 Response to "Hal Berikut Bakal Terjadi Jika Abaikan Pelafalan Akhiran s Atau es Pada Kata Bahasa Inggris. "

Post a Comment

Silakan berkomentar yang santun dan sesuai topik. Hanya komentar yang memenuhi kebijakan yang akan ditampilkan. Baca selengkapnya di Kebijakan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel